Sukses

Hepatitis Toksik, Peradangan Hati Akibat Paparan Racun

Peradangan juga bisa terjadi di hati. Jika ini terjadi, seseorang bisa mengalami gagal hati. Peradangan hati itu dalam istilah medis dikenal dengan Hepatitis Toksik.

Definisi

Seperti yang dikutip mayo clinic, Selasa (9/7/2013), hepatitis toksik merupakan penyakit di mana organ hati mengalami peradangan akibat zat tertentu yang mengandung racun, misalnya alkohol, obat-obatan, bahan kimia, atau suplemen gizi. Peradangan ini dapat menyebabkan kerusakan hati secara permanen dan mengarah pada terbentuknya jaringan parut dalam organ hati (sirosis) dan mungkin dapat menyebabkan gagal hati.

Hepatitis toksik dapat diketahui apabila Anda melakukan pemeriksaan terlebih dahulu. Pemeriksaan yang dapat dilakukan antara lain:
  • Pemeriksaan fisik
Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mengambil riwayat medis  Anda.
  • Tes darah
Jenis tes ini dilakukan untuk mengetahui tingkatan enzim organ hati  Anda. Tingkat enzim tersebut dapat menunjukkan seberapa baik fungsi  dari organ hati Anda.
  •     Tes pencitraan (MRI, CT scan, ultrasound) untuk medapatkan gambaran organ hati Anda.
  •     Biopsi
Jika Anda melakukan biopsi hati, dokter menggunakan jarum untuk  mengambil sampel jaringan dari organ hati Anda. Kemudian, sampel  jaringan tersebut diperiksa di bawah mikroskop.

Gejala

Bila Anda mengidap penyakit hepatitis toksik dan masih tergolong ringan, mungkin Anda tidak akan merasakan gejala apapun. Namun, bila penyakit ini sudah parah, gejala-gejala berikut ini yang mungkin Anda rasakan:
  • Nyeri pada perut, tepatnya di bagian kanan atas
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Berat badan menurun
  • Kelelahan
  • Kulit terasa gatal
  • Terjadi perubahan warna menjadi kuning pada kulit dan bagian putih pada bola mata
  • Ruam
  • Urine berwarna gelap
Namun, gejala-gejala tersebut dapat hilang ketika paparan racun dari zat tertentu berhenti.

Penyebab

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, hepatitis toksik dapat timbul akibat paparan zat beracun. Hal itu mengakibatkan organ hati Anda mengalami peradangan. Selain itu, penyakit ini juga dapat berkembang ketika Anda mengonsumsi obat-obatan dengan dosis di atas normal. Namun, beberapa hal berikut ini juga menjadi faktor penyebab timbulnya penyakit hepatitis toksik:
  • Mengidap penyakit hati
Bila Anda mengalami gangguan pada organ hati, seperti sirosis atau  penyakit hati berlemak, Anda lebih rentan terkena efek dari racun.
  • Mengidap penyakit hepatitis
Mengidap penyakit hepatitis B atau C, membuat organ hati Anda lebih  rentan terkena penyakit.
  • Alkohol
Jika Anda terlalu banyak mengonsumsi alkohol, Anda dapat mengalami  hepatitis alkoholik, peradangan pada organ hati akibat alkohol.
  • Mencampur alkohol dengan obat-obatan
Jangan pernah mencampur alkohol dengan obat-obatan. Sebab, beberapa obat, seperti acetaminophen, dapat bereaksi dengan alkohol dan dapat merusak organ hati.
  • Jenis kelamin
Kaum perempuan lebih rentan terkena penyakit hepatitis toksik. Sebab, proses metabolisme racun yang terjadi dalam tubuh perempuan lebih lambat dibandingkan dengan kaum pria. Hal ini menyebabkan organ hati perempuan terbuka lebih lama untuk konsentasi darah yang tinggi dari zat-zat berbahaya.
  • Bahan kimia industri
Paparan dari bahan kimia dapat merusak organ hati.

Pengobatan

Peradangan yang dialami akibat paparan zat beracun akan menyebabkan kerusakan pada organ hati dan memicu terbentuknya jaringan parut dalam organ hati (sirosis). Hal ini dapat menyebabkan timbulnya penyakit gagal hati. Satu-satunya pengobatan untuk mengatasi penyakit gagal hati adalah dengan melakukan transplantasi hati, yaitu mengganti organ hati Anda dengan organ hati yang lebih sehat.

Namun, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini untuk meminimalisir risiko penyakit hepatitis toksik:
  • Batasi penggunaan obat
Jika tidak diperlukan, jangan mengonsumsi obat. Dosis obat yang  berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati. Selain itu, ikuti prosedur  penggunaan obat seperti yang dianjurkan oleh dokter.
  • Berhati-hati dengan produk herbal dan suplemen'
Jangan berasumsi bahwa produk alami tidak akan menyebabkan  kerusakan organ hati.
  • Menghentikan paparan racun
Dalam kebanyakan kasus, penghentian paparan racun dapat mengurangi  gejala dari peradangan hati.

(Mel)