Misteri Demam Tinggi dari Meninggalnya Putra Bungsu Wiranto

  • Info Sehat
  • 0
  • 31 Mei 2013 10:01

anak-wiranto-4-1-130529c.jpg
Demam tinggi selama 2 hari merenggut nyawa Zaenal Nurrizki (23) yang merupakan putra bungsu Ketua Umum Partai Hanura Wiranto. Hingga kini masih misteri demam apakah yang dialami sang putra jenderal tersebut.  

Wiranto hanya menyebutkan, putra bungsunya meninggal dunia setelah mengalami panas sangat tinggi selama dua hari. Zaenal sebelumnya juga pernah masuk rumah sakit akibat demam tinggi.

Mungkinkah Zaenal terkena malaria?

"Kalau Pak Wiranto mengatakan demam yang sangat tinggi. Diperkirakan terkena nyamuk malaria," Ketua Bappilu Partai Hanura, Yuddy Chrisnandi, saat dihubungi Liputan6.com dan ditulis Jumat (31/5/2013).

Yuddy menceritakan, Zaenal meninggal di rumah sakit dalam perawatan dokter. Namun ia tak tahu persis penyakit yang diderita Zaenal karena Wiranto hanya menyebutkan demam tinggi. Namun, sebelumnya Zaenal juga pernah masuk rumah sakit tanpa menjelaskan waktunya.

"Sebelum itu, Zaenal sempat dirawat di rumah sakit. Setelah sembuh pulang. Tapi mungkin belum sembuh total, tak lama kemudian balik lagi dirawat di rumah sakit. Dua hari demam tinggi kemudian meninggal dunia," katanya.

Yuddy menduga Zaenal terkena malaria, mengingat di Afrika penyakit tersebut termasuk yang menular. Daya tahan tubuh Zaenal yang kemungkinan sedang drop memungkinkannya mudah terserang penyakit.

"Sejauh yang saya tahu di Afrika memang biasa malaria. Mungkin kondisi yang bersangkutan tidak fit sehingga sangat rentan tertular".

"Orang Afrika memang kekebalan tubuhnya beda. Orang sana lebih tahan. Mungkin orang kita tidak terbiasa," ujarnya menambahkan.

Putra bungsu Wiranto yang baru saja menikah pada 23 Maret 2013 meninggal dunia di Johanesburg, Afrika Selatan, Rabu 29 Mei 2013.

Zainal di Afrika sedang menuntut ilmu agama di Perguruan Tinggi Agama Islam Darul Uloom Zakariyya. Ia baru dua hari masuk rumah sakit. Padahal demam yang menyerang sudah berlangsung seminggu.

Malaria merupakan penyakit yang disebabkan parasit bernama Plasmodium. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi parasit tersebut.

Parasit Plasmodium di dalam tubuh akan berkembang biak di organ hati kemudian menginfeksi sel darah merah.

Pasien yang terinfeksi malaria akan menunjukan gejala awal menyerupai penyakit influenza, namun bila tidak diobati maka dapat terjadi komplikasi yang berujung pada kematian.

(Mel/Igw)

Credit: Irna Gustiawati

Terpopuler