5 Fakta tentang Payudara Wanita

on

Payudara wanita memiliki peran penting. Selain berfungsi untuk memberi makan anaknya, juga menjadi nilai tambah bagi penampilan wanita. Tak heran bila seringkali wanita berupaya keras agar bisa memiliki payudara besar atau usaha lain untuk memperbaiki payudaranya.

Seperti dilansir Askmen, Senin (25/3/2013), payudara merupakan harta wanita yang semestinya dijaga. Maka itu, ada 5 fakta mengenai payudara sebagai berikut:

1. Wanita dengan implan payudara lebih mungkin untuk bunuh diri

Sebuah studi selama 15 tahun yang dilakukan di Universitas Laval di Quebec, Kanada dan diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menemukan perempuan dengan implan payudara 73 persen berisiko bunuh diri.

Mungkin hal ini didasari oleh kondisi mental seorang wanita yang mengingkan payudaranya besar. Sehingga seseorang merasa rendah diri hingga depresi, atau memiliki gangguan dismorfik tubuh (BDD).

2 Beberapa wanita dapat mencapai orgasme melalui stimulasi payudara

Gagasan bahwa perempuan dapat mencapai orgasme melalui stimulasi payudara sebenarnya telah dikemukakan oleh Marshall Miller dan Dorian Solot, seorang pendidik seks dan penulis I Love Female Orgasm: An Extraordinary Orgasm Guide. Menurut temuannya, sekitar 1 persen dari wanita memiliki kemampuan untuk mencapai orgasme melalui rangsangan payudara.

3. Fetisisme payudara dianggap sebagai gangguan kejiwaan

Fetisisme merupakan kelainan kejiwaan yang menggunakan benda non-seksual, benda mati atau bagian dari tubuh seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seks. Dan menurut American Psychiatric Association (APA), fetisisme merupakan bentuk gangguan jiwa.

4. Payudara kiri lebih besar

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Plastic Surgery terhadap 600 payudara wanita dari masa pubertas dan seterusnya, menunjukkan kalau payudara kiri  lebih besar dibandingkan yang kanan.

5. Pria juga bisa menyusui

Walaupun pada pria sangat jarang terjadi, ketika seorang pria bisa menyusui biasanya disebabkan oleh hormon untuk mengobati beberapa kondisi terkait. Hal ini termasuk orang-orang yang menerima jenis pengobatan tertentu dari pengobatan kanker. (Fit/Abd)
Suka artikel ini?

0 Comments