Memburuk, Kadar Amoniak Air Waduk Jatiluhur

  • Info Sehat
  • 0
  • 15 Mar 2013 16:25

waduk-jatiluhur130315b.jpg
Jumlah air baku yang dikirimkan ke Jakarta semakin kecil kadar kesehatannya. Pasalnya, sumber air baku yang disalurkan dari Waduk Jatiluhur mulai meningkat kadar amoniaknya.

"Waduk Jatiluhur itu pemasok utama air baku ke Jakarta hingga sebesar 82 persen. Namun kualitasnya semakin memburuk, karena kadar amoniaknya yang tadinya 2,9 miligram per liter meningkat hingga 4,8 miligram per liter di periode Januari-November 2012," kata Perwakilan Direksi PAM Jaya Wibisono Hari Santoso saat di acara 'Palyja Journalist Workshop & Team Building 2013' di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Jumat (15/3/2013).

Wibisono menjelaskan, bahwa air yang diperbolehkan untuk diminum mengandung amoniak sekurangnya 1 miligram per liter. Namun sejak 6-7 tahun lalu, lebih dari 50 persen air Jakarta sudah tercemar bakteri berbahaya, E coli. Bakteri itu bisa timbul dari detergen kamar mandi yang dibuang dan limbah kakus.

Ada beberapa cara untuk mengurangi pencemaran air baku seperti melakukan pengawasan septic tank. Septic tank yang memenuhi karakteristik pengolahan limbah antara lain lokasi yang baik, memenuhi syarat, pengembangan air limbah dan elevasinya.

"Sampai saat ini saja jaringan pengolahan air limbah di Jakarta itu baru sebesar 3 persen. Angka itu masih sangat kecil," kata Wibisono.

Mengenai saluran air baku (syphon), lanjut Wibisono, pihaknya meyakini bahwa syphon rencana yang terbaik dalam mengurangi pencemaran tambahan air baru yang datangnya dari Waduk Jatiluhur, jika dibandingkan mengalirkannya ke aliran sungai.

"Jadi bisa saja dimanfaatkan sekitar 13 aliran sungai yang ada di Kota Jakarta ini,  kualitas airnya tidak akan lebih baik, namun dengan teknologi bisa mengatasinya ke arah yang lebih baik," ungkapnya. (Dis/Abd)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler