Bayi Bahagia atau Tidak? Lihat Ekspresinya!

on Mar 08, 2013 at 11:32 WIB

Ekspresi bayi yang bermacam-macam, bisa jadi menunjukkan suasana hatinya. Memang agak membingungkan untuk mengetahui apakah anak bayi Anda bahagia atau tidak.

Bagi seorang ibu baru, mungkin masih belum begitu mengerti seperti apa suasana hati bayinya. Kadang, yang sudah dua kali melahirkan pun belum tentu mengerti sepenuhnya.

Ekspresi di bawah ini mungkin bisa jadi petunjuk kalau bayi Anda bahagia, yang dikutip dari Parents, Jumat (8/3/2013).

Bayi baru lahir: Saling mendekat untuk kenyamanan

Melihat wajah dan suara Anda bisa menenangkan bayi yang baru lahir. Mungkin bisa membuat frustasi jika Anda tersenyum atau menirukan suara burung, tapi si bayi malah memberi tatapan kosong bahkan mengantuk. Jangan sedih, itu merupakan pertanda baik.

"Pada masa itu, bayi memang belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi positif selain memperlihatkan wajahnya yang tenang," kata Linda Acredolo, Ph D., salah seorang pendiri Baby Signs, Inc.

Ketika bayi berubah terhadap Anda dan memanjangi wajah Anda, ia mengatakan 'Life is Good'.

Bayi usia 0 sampai 3 bulan: Memegang pola

Ketika bayi menyesuaikan tubuhnya dengan lengan Anda dan tidak melengkungkan punggungnya, pertanda kalau ia nyaman. Pada usia ini, ia senang saat Anda memenuhi kebutuhan dasarnya: Respons Anda terhadap tangisnya, menyusui, mengganti popok, dan me-ninabobokan supaya ia tidur.

Seorang warga Parsippany, New Jersey, Liz Matheis mengatakan, ia memanggil Abby (anak perempuan pertamanya) 'perempuan tuaku yang menyebalkan'. Itu dilakukan sebelum Abby mulai tersenyum. Tapi Liz tahu kalau Abby senang karena ia meringkuk dalam pelukannya dan tertidur.

Bayi usia 1 sampai 3 bulan: Memperlihatkan senyumnya

Menurut salah seorang pediatrician (dokter anak) di Ventura, California, Carey Chronic, M.D., "Kira-kira antara empat dan sepuluh minggu kehidupan, bayi mulai tersenyum secara spontan dibanding gerak refleks".

Linda Acredolo, Ph.D., salah seorang pendiri Baby Signs, Inc, berpendapat kalu sekarang bayi tersenyum sebagai reaksi langsung terhadap sesuatu yang dilakukan seseorang kepadanya.

Bayi usia 3 sampai 6 bulan: Tertawa

Hal yang lebih menarik pada para bayi adalah senyumnya yang disambut tawa. Mereka senang dengan suara lucu dan sentuhan.

Kayta Rose Norris dari Facebook American Baby's mengatakan, "Putri saya suka ketika kami menggigit kakinya, sementara ia bersuara mmm.."

Dan ketika bayi merasa geli ketika kakinya dikelitiki, ia berharap bisa membalik badannya.

Bayi usia 4 sampai 7 bulan: Mulai berceloteh

Bayi mendengar suara dari ucapan Anda. Pada usia ini, bayi bisa mengekspresikan emosinya dengan suara.

"Ketika bayi mengoceh di lapangan dengan suara yang setinggi-tingginya, berarti menunjukkan ketertarikan pada sesuatu atau kesenangan saat berinteraksi dengan Anda," kata Athena Vouloumanos, peneliti utama dalam Infant Cognition and Communication Lab di New York University.

Bayi usia 12 sampai 18 bulan: Waktunya berkomedi

Pada usia sekitar satu tahunan, anak-anak memiliki rasa humor. Dalam upayanya membuat Anda tertawa, bayi mungkin menaruh popok di kepalanya atau berbicara sendiri dengan cangkirnya.


Pada sekitar usia enam bulan, kejutan yang sangat besar adalah ketika bayi berkata 'em' setiap kali orangtua bermain cilukba dengannya. (Zul/Igw)
Suka artikel ini?

0 Comments