Cara Bercinta yang Aman untuk Ibu Hamil

  • Seks
  • 0
  • 09 Jan 2013 14:14

seks-ketika-hamil130109b.jpg
Banyak yang dikhawatirkan pasangan ketika ingin melakukan hubungan seks padahal istri sedang hamil besar. Padahal ada beberapa cara Aman dalam berhubungan ketika sedang hamil.

Ketika hamil, hormon estrogen dan progesteron juga bisa menyebabkan perubahan suhu dalam tubuh. Hormon Estrogen juga berfungsi untuk meningkatkan aliran darah ke rahim Anda dan meningkatkan pelumasan vagina dan mempertinggi sensitivitas dalam payudara dan puting Anda

Wanita hamil juga memiliki gairah seks yang sama dengan pria. Apalagi ibu hamil cenderung memiliki mood yang berubah-ubah. Untuk membuat Anda nyaman, mungkin bisa mencoba cara berikut ini.

Sebelumnya, ketahuilah kalau beberapa wanita bisa mengalami pendarahan saat berhubungan seksual, terutama pada usia kehamilan minggu pertama. Hal ini sebenarnya normal karena disebabkan oleh pembengkakan normal kapiler di dinding rahim, yang dapat menyebabkan pendarahan ketika terganggu saat berhubungan intim.

Selain itu, berhubungan seks bagi wanita hamil sebenarnya aman karena ibu hamil dilindungi oleh cairan ketuban dan dinding rahim. Tapi jangan pernah mencoba untuk meniup udara ke dalam vagina wanita yang sedang hamil karena gelembung udara bisa mengakibatkan terganggunya sistem kerja pembuluh darah.

Berikut ini adalah posisi bercinta yang aman bagi wanita yang hamil,seperti dilansir Fitpregnancy, Rabu (9/1/2013).

1. Spooning

Posisi berdampingan dengan pria dibelakang wanita.

2. Men on Top

Posisi pria di atas dengan tanpa tekanan pada perut wanita.

3. Klasik Missionaris

Wanita berbaring telentang di tepi ranjang dengan lutut ditekuk dan kaki di tepi. Pria berdiri menghadap Wanita.

Yang paling baik berhubungan initim setelah bayi lahir karena hormon estrogen setelah melahirkan menurun dan lapisan vagina menipis, membuat hubungan intim merasa seperti pertama kali.

Banyak ahli yang menyarankan kalau pria diminta menunggu kurang lebih selama enam minggu setelah istrinya melahirkan. Tujuannya adalah untuk memungkinkan tubuh wanita dari infeksi dan berurusan dengan masalah psikologis atau emosional. Sambil menunggu waktu tersebut, mungkin pria bisa belajar jadi ayah yang baik. (FIT/IGW)

Like this article?

0 likes & 0 dislikes


Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler