Nyawa Melayang Karena 6 Kelakuan Konyol

on Nov 23, 2012 at 16:47 WIB

Kematian adalah sesuatu yang pasti dengan beragam penyebabnya seperti sakit atau kecelakaan. Tapi ada beberapa kematian karena kelakuan yang dianggap konyol yang berujung pada nyawa melayang.
  
Kalau selama ini banyak kejadian tragis yang mengakibatkan kematian, berikut ini beberapa peristiwa konyol yang justru mengakibatkan kematian.

Beberapa diantaranya seperti yang dilansir oddee, Jumat (23/11/12) berikut ini:

1. Tercekik Syal Panjang
Isadora Duncan, seorang penari yang berasal dari San Francisco tewas tercekik syalnya sendiri.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 1927 ini cukup menghebohkan warga sekitar. Isadora Duncan yang dikenal sebagai seorang Balerina memang terkenal senang memakai syal berukuran panjang. Tapi ia justru tewas mengenaskan tercekik kain panjang yang biasa ia gunakan.

Duncan tewas di dalam mobil sport yang dikemudikannya. Duncan yang duduk bersandar di kursinya, tak sadar kalau kain panjang yang ia gunakan tersentuh tanah dan terlilit ban bagian belakang. Seketika itu pula ia tewas.

2. Makan Puding Berlebihan
Puding yang dikenal sehat ketika dikonsumsi, justru membawa petaka untuk Adolp Frederick.

Itulah yang terjadi pada Raja Swedia, Adolph Frederick, pada tanggal 12 Februari 1771. Raja yang dikenal suka makan berlebih ini tewas setelah menyantap 14 porsi puding.

Sebelum menyantap puding dalam jumlah besar, Frederick terlebih dulu menyantap lobster, kaviar, sampanye, semla (roti/kue tradisional yang terbuat dari tepung terigu) yang disajikan bersamaan dengan segelas susu panas.

Puding yang ia makan dalam jumlah besar, berakibat pada rusaknya pencernaan Frederic yang mengakibatkan ia meninggal dunia.

3. Mendengarkan Musik Terlalu Keras

Seorang pemuda yang diketahui bernama Yesata Otieno tewas mengenaskan akibat mendengarkan musik terlalu keras.

Pada Mei 2008, sebuah helikopter yang mengalami rusak pada mesinnya jatuh tepat di lingkungan tempat tinggal Yesata. Yesata yang hari itu berniat pergi ke kantor pos untuk mengirimkan surat, memilih untuk mendengarkan musik menggunakan earphone selama di perjalanan.

Warga yang melihat sebuah helikopter akan jatuh dari ketinggaan 40 meter di atas tanah, berusaha memberi tanda ke Yesata untuk menghindar.

Tapi, karena ia tak mengindahkan perintah warga sekitar, akhirnya Yesata tertimpa helikopter yang beranggotakan 4 awak dan semuanya dinyatakan meninggal.

4. Bermain Video Games Terlalu Banyak

Bermain games memang mengasyikkan. Apalagi kalau games tersebut merupakan games favorit. Selain menyenangkan, bermain games juga bermanfaat untuk mengasah otak.

Tapi, tak selamanya bermain games itu menyenangkan. Terlalu banyak bermain games juga bisa berakibat pada kematian.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 2005 dialami oleh Lee Seung Seop, seorang games addict harus tewas karena ulahnya sendiri.

Lee yang dikenal maniak dalam bermain games mampu bermain selama 50 jam nonstop tanpa istirahat, mandi, makan, serta bersosialisasi.

Diduga Lee tewas karena dehidrasi yang diakibatkan dari jarangnya Lee mengonsumsi air mineral selama melakukan kegiatannya itu. Akibat dari malasnya mengonsumsi air mineral, diduga jantung pada Lee mengalami kerusakan.

5. Melompat Dari Menara Eiffel

Seorang penjahit yang berasal dari Perancis, Franz Reichelt, nekat melakukan lompatan dari atas Menara Eiffel menggunakan parasut yang ia jahit sendiri.

Tapi, apa daya, Franz harus menerima kenyataan bahwa parasut yang ia ciptakan justru tak berfungsi sama sekali ketika ia mencoba terjun.

Parasut yang diimpikannya akan berfungsi maksimal ketika terkena angin, justru tak dapat berfungsi sama sekali.

6. Seks & Overdosis Obat Kuat
Seorang pria asal Rusia membuat perlombaan lama-lamaan bercinta dengan pasangannya.

Pria yang diketahui bernama Sergey Tuganov nekat untuk menelan obat kuat dalam dosis tinggi demi memenangkan hadiah sebesar 3.000 poundsterling atau setara Rp 46 juta.

Setelah melakukan aksi gilanya dengan bercinta bersama 2 orang wanita selama 12 jam, akhirnya Sergey berhasil memenangkan taruhan tersebut.

Tapi, belum sempat Sergey menikmati jerih payahnya, tiba-tiba saja ia terkena serangan jantung lalu jatuh ke lantai dan pada akhirnya dinyatakan meninggal. (ADT/IGW)
Suka artikel ini?

0 Comments