Sukses

Pesan Terakhir Holly Sehari Sebelum Kanker Renggut Nyawanya

Liputan6.com, Brisbane, Australia Sehari sebelum kanker merenggut nyawa Holly Butcher, ia menuliskan catatan hidup soal penyakit yang diidapnya. Wanita asal Brisbane, Australia tersebut juga menulis pesan terakhir untuk keluarga, kerabat, dan teman-teman di akun Facebook pribadinya.

Holly meninggal pada 4 Januari 2018 karena sarkoma ewing. Sarkoma ewing adalah bentuk kanker tulang langka yang menyerang anak muda.

"Suatu hal yang aneh untuk disadari dan menerima (diagnosis) kematian sendiri di usia 26 tahun. Hari-hari semakin berlalu. Sampai yang tak terduga terjadi. Aku selalu membayangkan diri ini bertambah tua dan keriput. Ini begitu buruk dan menyakitkan," tulis Holly, dikutip dari Global News, Selasa (9/1/2018).

Dalam pesannya di Facebook, Holly juga mengungkapkan, betapa kehidupan itu tidak dapat diprediksi. Bahwa hidup begitu berharga.

Ia juga tidak menyangka, dirinya didiagnosis kanker tersebut saat usianya 26 tahun. Usia yang terbilang masih muda.

"Sekarang, aku berumur 27 tahun. Aku tidak ingin 'pergi' (meninggal). Aku suka kehidupan ini..." lanjut Holly.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

 

1 dari 3 halaman

Berhenti mengeluh

Beberapa bulan terakhir sebelum kematiannya, Holly mengungkapkan, penting untuk menghargai orang-orang di sekitar Anda.

Yang lebih penting lagi, kita harus berhenti mengeluh tentang hal-hal kecil yang mengganggu kita. Ia juga menyadari, betapa pentingnya melupakan beberapa hal di masa lalu.

"Saat-saat Anda mengeluh tentang hal-hal konyol yang kecil, pikirkan saja seseorang yang benar-benar menghadapi masalah," tulis Holly. "Bersyukurlah atas masalah yang kecil dan lupakan. Tidak masalah mengakui sesuatu itu menyebalkan. Tapi cobalah untuk tidak memikirkannya."

Beberapa masalah tersebut, menurut Holly, seperti tidak tidur nyenyak karena bayi membuat Anda tetap terjaga, payudara terlalu kecil atau punya selulit di bokong dan perut.

2 dari 3 halaman

Harus bersyukur

Holly mencatat, sebagian besar dari kita harus bersyukur karena masih bisa melakukan aktivitas, seperti bekerja dan berolahraga.

Ia juga mendorong keluarga dan teman-temannya untuk fokus memberi sumbangan pada orang lain yang membutuhkan daripada menghabiskan uang untuk belanja.

Holly juga berpesan, luangkan waktu untuk mendonorkan darah.

"Ini akan membuat Anda merasa nyaman karena bisa menyelamatkan nyawa orang lain. Aku merasa, mendonorkan darah masih begitu diabaikan. Padahal, tiap satu kali Anda mendonorkan darah, itu dapat menyelamatkan tiga nyawa," tulis Holly.M

Menurut Ewings Cancer Foundation of Canada, sarkoma ewing adalah jenis kanker agresif yang memengaruhi tulang atau jaringan lunak. Kanker ini banyak didera anak-anak, remaja, dan dewasa muda di bawah usia 20 tahun.

Saat ini, belum diketahui penyebab sarkoma ewing. Ini bukan penyakit turun-temurun, melainkan disebabkan sebagian besar perubahan genetik.

Artikel Selanjutnya
Olivia Lua, Artis Porno Kelima yang Tewas dalam 3 Bulan Terakhir
Artikel Selanjutnya
Alergi Kambuh, Remaja 18 Tahun Meninggal Setelah Makan Burger