Sukses

Ogah Makan Sayur? Ini Cara Kamu Turunkan Berat Badan

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang yang enggak suka sayur, jadi ketika harus mengatur pola makan untuk menurunkan berat badan, mereka tidak tahu bagaimana caranya. Memang, pola diet yang sehat seringnya identik dengan sayuran. Padahal, tidak selamanya harus seperti itu. 

Sayuran kaya akan vitamin dan mineral yang bisa memenuhi asupan harian tubuh tanpa memberikan banyak kalori. Tanpa sayuran, kamu terpaksa mengonsumsi makanan yang tinggi kalori. Artinya, porsi makan kamu harus dikurangi. Bisa jadi hal ini akan membuat kamu sering lapar.

Akan tetapi, jangan putus harapan dulu. Berikut beberapa cara untuk menurunkan berat badan untuk kamu para pembenci sayuran, mengutip Women's Health, Selasa (26/12/2017):

1. Bereksperimen dengan proses penyajian

Ada kemungkinan kamu tidak suka sayuran karena bagaimana makanan ini disajikan pada masa lalu kamu. Bisa jadi kamu tidak suka rasanya yang pahit, langu, atau bau. Semua hal tadi bisa jadi karena sayuran tersebut tidak dimasak atau disiapkan secara benar, ujar Susan Bowerman, R.D., direktur nutrisi, edukasi dan training worldwide di Herbalife.

Bowerman menyarankan untuk mencari tahu, bagian apa dari sayuran yang tidak kamu sukai. Cobalah untuk menghilangkan hal tadi dengan cara persiapan atau cara masak yang berbeda. Proses memasak yang sesuai bisa membuat hal yang menyebalkan dari sayuran tadi hilang, sehingga kamu pun bisa mengonsumsinya.

2. Minum sayuran kamu

Jika kamu masih tidak mau makan sayuran, seperti apa pun makanan itu disajikan, cobalah untuk menyelipkan mereka dalam diet dengan cara diminum.

Menyesap jus atau smoothies dari sayuran adalah pilihan yang baik untuk menurunkan berat badan. Ini karena sayuran kaya akan serat dan bisa mendongkrak metabolisme, ujar Lisa DeFazio, R.D.

Saksikan juga video menarik berikut:

 

 

1 dari 3 halaman

3. Mencemil buah dengan kadar gula rendah

Jika kamu ingin menghindari sayuran, kamu harus lebih banyak mengonsumsi buah-buahan rendah gula, seperti berries, jeruk bali, dan apel, ujar DeFazio. Ini karena buah-buahan juga kaya vitamin dan mineral, dengan kandungan kalori yang hanya sedikit lebih tinggi, dan banyak mengandung air.

Untuk benar-benar memaksimalkan waktu mencemil agar kenyang lebih lama, DeFazio menyarankan untuk menggabungkan buah dengan protein, seperti selai kacang atau keju cottage.

4. Minum protein shakes

Ketika kamu berusaha untuk menurunkan berat badan, setidaknya 5 kg, kuncinya adalah kalori dan mengontrol porsi makan. Inilah kenapa Bowerman menyarankan untuk menukar satu porsi makan dengan protein shake.

Dengan cara ini, kamu akan lebih bisa memantau asupan kalori dan mencukupi kebutuhan harian.

2 dari 3 halaman

5. Olahraga

Lagi-lagi, turun berat badan adalah tentang kalori masuk lawan kalori keluar. Cara terbaik untuk membakar kalori adalah dengan memicu detak jantung. Namun, hal ini bukan berarti Anda harus fokus lari saja.

Walaupun rutinitas olahraga setiap orang berbeda, tergantung pada kemampuan dan kekuatan mereka, Bill Dorton, exercise physiologist dan director of group exercise and personal trainer di PurLife Fitness Center di Delray Beach, Florida, menyarankan untuk berolahraga dengan interval. Berpindah-pindah gerakan antara kardio dan latihan kekuatan.

"Tubuh Anda bekerja seperti mobil," ujar Dorton. "Semakin banyak berhenti dan bergerak yang Anda lakukan, akan semakin banyak gas (alias kalori) yang terbakar."

6. Buat jurnal makanan

Mencatat apa yang sudah Anda makan membantu memantau diet dan seberapa banyak makanan yang Anda konsumsi saat menurunkan berat badan. Pada dasarnya, seiring dengan berkurangnya berat badan, begitu juga kebutuhan kalori Anda.

Jadi dengan membuat jurnal makanan, Anda akan bisa menyusuri seberapa banyak kalori yang harus Anda pangkas seiring turunnya berat badan, ujar Bowerman.

Artikel Selanjutnya
Begini Lo Diet Sehat yang Paling Dianjurkan Para Pakar
Artikel Selanjutnya
Pantas Berat Badan Cepat Turun Saat Diet Mayo, Ternyata...