Sukses

Tak Bisa Lagi Punya Anak, Pria Justru Merasa Makin Jantan

Liputan6.com, Jakarta Vasektomi dilakukan untuk mengambil kemampuan pria memiliki anak, tapi mereka memberi keuntungan yang lain: seks yang lebih baik. Setidaknya begitu menurut sebuah studi baru.

Sebuah studi yang dilakukan pada 294 pasangan oleh peneliti dari Frankfurt University menemukan, pria yang sudah melakukan vasektomi dilaporkan kehidupan seksualnya lebih baik. Mereka jadi lebih sering berhubungan seks, gairah seksnya meningkat, serta memiliki ereksi dan orgasme yang lebih kuat.

Pasangan wanita dari para pria ini juga dilaporkan mengalami peningkatan gairah seksual. Para peneliti lalu menyimpulkan, peningkatan dalam kehidupan seksual para pasangan ini adalah efek menghilangnya kekhawatiran akan kehamilan yang tidak diinginkan.

Empat dari 10 pria yang disurvei mengatakan, kehidupan seks mereka pengalami peningkatan gratis setelah vasektomi. Dan 12,4 persen melaporkan mereka lebih sering berhubungan seks, melansir Men's Health, Rabu (22/11/2017).

Memang ada 4,5 persen dari para pria ini yang melaporkan, mereka jadi lebih jarang berhubungan aseks. Tapi tetap saja laporan ini menyimpulkan, secara keseluruhan, kepuasan seksual pria meningkat sesudah vasektomi, dan pasangan wanitanya tidak mengalami penurunan.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

1 dari 2 halaman

Studi Stanford

Studi dari Frankfurt ini mendukung data dari peneliti yang berbeda di Stanford, AS, yang didapatkan dari 6.000 pria pada tahun 2015.

Studi dari Stanford menemukan, pria yang sudah divasektomi melakukan hubungan seks rata-rata 5,9 kali dalam sebulan. Sedangkan pria yang belum berhubungan seks dengan rata-rata 4,9 kali dalam sebulan.

Penulis studi ini, Dr. David Guo, mengatakan pada Men's Health, pasangan jadi lebih bersemangat berhubungan seks karena mereka sudah tak khawatir lagi akan hamil.

Artikel Selanjutnya
Cara Rendam Cemburu Jika Punya Pasangan Cantik seperti Raisa
Artikel Selanjutnya
Kekuatan Dari Diri Sendiri, Cara Tsania Marwa Hadapi Cobaan Berat