Sukses

Ini Untung Rugi Punya Pacar Anak Mama

Liputan6.com, Jakarta Punya pacar cowok dengan predikat "anak mama" seringnya selalu dicap buruk, padahal kenyataannya tidak selalu seperti itu.

Memang, pacar bisa jadi sangat sering menghabiskan waktu bareng ibunya. Tapi di sisi lain, dia jadi memiliki respek lebih terhadap wanita.

Jika kamu merasa pacar adalah seorang anak mama, biasanya hal itu bisa kentara dari tanda-tanda seperti di bawah ini, seperti melansir So Feminine, Selasa (21/11/2017):

1. Ibunya sering muncul tiba-tiba

Dia punya ibu yang sering datang tiba-tiba setiap minggu dengan berbagai alasan. Mulai dari sekedar mengantarkan makanan, sampai membereskan tempat tinggalnya.

2. Ibu adalah wanita super

Di mata pacarmu, ibunya sangat sempurna. Dia benar-benar mengidolakan ibunya. Wajar saja, mengingat ibunyalah yang mengerjakan segala-galanya untuk si pacar.

3. Ibunya "kepo"

Kamu bisa jadi sering merasa frustrasi karena ibunya sangat kepo (ingin tahu), dan mau ikut campur urusan kalian. Dia selalu ingin tahu apa yang sedang dilakukan oleh anak laki-lakinya (yang sudah dewasa) itu.

Jika pacar ingin merahasiakan sesuatu, ibunya akan mencoba segala cara untuk memanipulasinya sampai mau bercerita.

4. Pendapat mama lebih penting

Setiap kali kalian berbicara atau berdebat, akan sering terdengar kata-kata," kata mamaku...."

Dan walaupun kalian sedang berbicara empat mata, ibunya selalu berhasil terlibat. Bahkan walaupun dia sedang tidak ada di dekat kalian.

5. Bersaing dapat perhatian

Untuk dapat perhatian pacar, kamu seolah harus bersaing dengan ibunya yang menuntut hal yang sama.

 

 

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

 

1 dari 3 halaman

6. Sering dapat sindiran

Pernahkah kamu menerima sindiran dari ibunya, baik secara langsung atau tidak? Apakah kamu seolah-olah selalu bikin ibu si pacar kesal?

Semua yang kamu lakukan tidak ada yang cukup baik di mata sang ibu.

7. Dia memperlakukanmu seperti putri

Ini keuntungan punya pacar anak mama. Dia cenderung sangat menghargai dan perhatian pada pacarnya. Terkadang rasanya, dia adalah pacar terbaik yang pernah ada--saat sedang tidak terdistraksi oleh ibunya.

8. Masakanmu dibandingkan

Hal ini rasanya yang paling mengesalkan. Apapun yang kamu bikin, tidak akan pernah bisa mengalahkan masakan sang mama.

9. Mereka ngobrol tiap hari

Kamu baru saja bertemu pacar, dan ingin bersantai dan bertukar cerita. Tapi baru 5 menit, ibunya menelpon untuk melakukan hal yang sama.

Hal ini juga bisa terjadi sebaliknya. Dia yang akan terus menelpon ibunya, sampai-sampai kamu mempertanyakan, apa benar kamu itu pacarnya.

10. Jadi seperti bayi di depan sang ibu

Ketika kalian sedang menghabiskan waktu bersama si ibu, dia akan mendadak jadi seperti anak kecil.

Dia tiba-tiba merasa tidak enak badan, capek, dan butuh perhatian lebih. Bahkan jangan heran, kalau kamu tiba-tiba melihat si ibu memotongkan daging untuk pacarmu.

11. Selalu memihak ibu

Ketika kalian bertengkar tentang sesuatu yang disebabkan ibunya, jangan kaget kalau pacar akan selalu memihak sang mama.

2 dari 3 halaman

12. Semua masih diurus mama

Mulai dari urusan kartu kredit, jadwal ke dokter, bahkan sampai mengganti nomor telepon, semuanya diurus ibu. Kapan belajarnya?

13. Mudah luluh

Ibunya punya cara untuk bikin pacarmu merasa bersalah setiap dia menolak keinginan ibunya. Jika ibu tidak bahagia, begitu juga pacarmu.

14. Kamu didorong untuk bikin mama senang

Jika kamu menolak, pacar akan kesal atau marah. Selama ibunya tidak senang atau tidak puas, dia juga akan merasakan hal yang sama tentangmu.

15. Lebih buruk, dia minta kamu berubah

Ketika seorang pria benar-benar tergantung pada ibunya, dia akan meminta kamu mengubah gayamu. Jika ibunya tidak suka cara berpakaianmu, atau bahkan pekerjaanmu, dia akan meminta kamu berubah. Siap?

16. Jika mama tidak setuju, bubar

Ya, dia memang sangat peduli pada perasaan sang ibu, sampai-sampai mengabaikan perasaannya sendiri. Walau terkesan manis, hal ini sayangnya tidak selamanya baik.

Artikel Selanjutnya
‎Benarkah Andika Pratama Kesal karena Istrinya Sibuk Berbisnis?
Artikel Selanjutnya
Tak Kunjung Pulang, Anak Mencari Keberadaan Caisar