Sukses

Manisnya Warna Pink Kebaya Kahiyang Ayu Ternyata Sarat Makna

Liputan6.com, Jakarta Tampil serasi dalam balutan baju bernuansa pink, Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution menjalani prosesi adat mangalehan marga atau pemberian marga hari ini, Selasa (21/11/2017). Menjelang siang tadi, Kahiyang Ayu pun resmi menyandang marga boru Siregar.

Dikenal berpembawaan sederhana, penampilan putri orang nomor satu di Indonesia itu juga terlihat jauh dari kesan glamor dalam prosesi adat kali ini. Berkebaya klasik dengan nuansa pink, Kahiyang Ayu tampak cantik dan segar. Tak hanya kebayanya yang bernuansa pink, rias wajah adik Gibran Rakabuming Raka ini juga mendapat sentuhan senada.

Selaras dengan kebaya sang istri, Bobby Nasution mengenakan kemeja yang juga bernuansa pink dipadu jas biru gelap. Warna pink seolah menguarkan aura bahagia pasangan yang resmi menikah pada 8 November lalu.

Warna pink memang kerap dikaitkan dengan kasih sayang, cinta, dan pengertian. Warna yang didapat dari kombinasi dua warna dasar merah dan putih ini menjadi lambang sifat feminin, romantis, intim, dan penuh kasih.

Dalam psikologi warna, pink menjadi penanda harapan. Simbol warna positif yang mencerminkan kehangatan, rasa nyaman, serta keyakinan bahwa semuanya akan baik-baik saja, mengutip laman Colormeanings, Selasa (21/11/2017). 

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

1 dari 2 halaman

Riset warna terkait kesehatan

Bicara soal warna, riset modern menyebutkan warna memiliki dampak pada perasaan dan fungsi biologis manusia. Studi awal mengenai warna yang dilakukan pada 1932 menunjukkan, gelombang cahaya yang terlihat memiliki efek langsung pada sistem endokrin sehingga mampu mencapai kelenjar pineal dan pituitary di otak melalui serat optik mata.

Studi lanjutan pada 1978 menunjukkan, warna pink memiliki efek menenangkan emosi marah. Bahkan warna pink mampu melemaskan otot dalam 10 hingga 15 menit. Riset yang dilakukan oleh Glen Wylie dan ahli foto-biologi John Ott mengungkap, dari 153 orang hanya 2 orang yang otot lengannya tak melemah ketika ditunjukkan kertas pink lebar ukuran 2x3 meter. Redupnya kekuatan akibat paparan warna pink bervariasi antara 6 hingga 23 persen. Sebaliknya, warna biru justru dengan cepat mengembalikan kekuatan otot. 

Berdasarkan studi tersebut, pada 1979, para petugas di Seattle US Naval Correctional Center memutuskan untuk mengubah warna dinding sel tahanan yang digunakan untuk para tahanan baru dengan warna pink kecuali lantainya. Hasilnya para tahanan baru yang ditempatkan di sel itu memiliki perilaku yang lebih tenang dibandingkan tahanan lainnya. 

Ini artinya warna pink memiliki efek menenangkan pada energi emosional kita dan bisa meredakan amarah. Pink juga membantu orang untuk bisa bersentuhan dengan sisi penyayang mereka, baik untuk menerima atau pun memberi kasih sayang.