Sukses

Manisnya Pertemuan Bocah dan Anjing yang Kakinya Diamputasi

Liputan6.com, Arizona, Amerika Serikat Bocah laki-laki berusia 10 tahun yang kedua kakinya diamputasi akhirnya bertemu dengan seekor anjing penyelamat yang mengalami kondisi serupa dengan dirinya. Keempat kaki anjing tersebut juga diamputasi.

Owen Mahan dari Pittsboro, Indiana, terbang ke Arizona, Amerika Serikat pada hari Jumat (10/11/) untuk bertemu Chi Chi, seekor anjing yang sebelumnya hanya ia kenal dari video daring.

"Ini membuat saya sangat bahagia. Kami berdua sama-sama punya kaki yang diamputasi," kata Owen, dikutip dari ABC News, Kamis (16/11/2017).

Owen mengalami luka bakar di atas 98 persen saat ia jatuh ke air mandi yang panas pada usia 2 tahun. Ia telah menjalani beberapa kali operasi dalam setahun sejak saat itu.

Bocah kelas empat ini, kedua kakinya diamputasi dari bawah lutut pada bulan Juni dan Februari 2017. Setelah diamputasi, salah satu guru Owen menunjukkan kepada dirinya dan ibunya, Susan Mahan, video daring Chi Chi.

Chi Chi, anjing jenis golden retriever berusia 3 tahun diadopsi Elizabeth Howell dan keluarganya dari Korea Selatan pada tahun 2016.

Keempat kaki Chi Chi harus diamputasi karena mengalami penganiayaan berat dari pemilik sebelumnya. Kaki Chi Chi dipasang prostetik (kaki buatan). Chi Chi pun menjadi anjing terapi.

 

 

Simak video menarik berikut ini:

1 dari 2 halaman

Bertemu Chi Chi

Keluarga Owen menghubungi Howell. Mereka mengizinkan Chi Chi  bertemu Owen.  Menurut Howell, Owen adalah seorang bocah yang luar biasa dan mampu mengatasi tantangan seperti Chi Chi.

"Itu benar-benar sangat menyentuh. Kami ingin melakukan sesuatu yang istimewa untuk merayakannya," ujar Howell.

Owen akhirnya bertemu anjing bernama Chi Chi, yang kakinya juga diamputasi. (Courtesy Chi Chi Rescue Dog)

Howell dan suaminya, Richard, juga anak perempuannya, Megan, 14, memutuskan membantu keluarga Mahan dan mengizinkan Chi Chi bertemu Owen.

Sebagai anjing terapi, Chi Chi memberikan pelajaran berharga pada orang lain, yang mengalami nasib yang sama. Meski harus diamputasi, seseorang harus tetap bangkit dan berjuang untuk hidup.