Sukses

7 Makanan yang Tak Bisa Diberikan pada Bayi

Liputan6.com, Jakarta Anak-anak sering tertarik pada makanan enak, meski tidak terlalu baik untuk mereka. Bagi orangtua, membebaskan anak makan apa saja adalah sebuah tindakan tepat agar perut kecil mereka terisi makanan. 

Namun, orangtua suka lupa bahwa tugas mereka adalah memastikan anak-anaknya mengonsumsi makanan sehat. Nutrisi jauh lebih penting daripada sekadar mengisi perut bayi Anda. 

Kebiasaan makan sehat perlu dimulai lebih awal. Mari kita pastikan bahwa si kecil mengonsumsi makanan yang memang terbaik untuk mereka. Bantu anak-anak memilih makanan yang tepat. 

Nah, jangan coba berikan makanan-makanan di bawah ini kepada si Kecil, seperti dikutip dari situs Boldsky, Senin (13/11/2017).

1 dari 5 halaman

Madu

1. Madu

Madu adalah sumber gula alami yang baik. Namun, sedikit yang tahu bahwa madu juga bisa menyebabkan keracunan makanan yang disebut botulisme pada anak-anak di bawah usia 1 tahun.

Sebaiknya hindari memberi makan madu pada bayi Anda. Anda bisa memberi bayi Anda buah yang diolah bukan untuk menambahkan rasa manis ke dalam makanan bayi Anda seperti saus apel atau pisang halus.

2. Makanan Manis

Makanan manis, permen, dan cokelat sering ditawarkan kepada bayi dan balita sebagai makanan. Mungkin orang tua yang melakukan itu atau teman dan keluarga Anda memberikannya kepada mereka sebagai hadiah.

Camilan manis ini tinggi pada gula dan tidak baik untuk bayi Anda. Hal ini juga dapat menyebabkan gigi baru bayi Anda membusuk.

Jadi, buatlah praktik untuk memberi penghargaan atau memperlakukan anak Anda dengan mainan, pakaian atau kegiatan, bukan makanan bergula.

Dorong teman dan keluarga Anda untuk melakukannya juga. Jika bayi Anda memiliki permen manis atau cokelat, pastikan bahwa dia mengikutinya dengan susu atau produk susu seperti keju atau yoghurt.

 

2 dari 5 halaman

Sereal

3. Sereal

Jika telah balita, Anda mungkin sudah saatnya mengenalkan anak pada sarapan sereal. Kebanyakan sereal sarapan sarat dengan gula dan sangat tidak sehat. Mereka juga cenderung tinggi dalam garam.

Sarapan buatan sendiri adalah pilihan sehat yang bisa Anda pilih. Jika Anda ingin memberi sereal pada anak Anda, pastikan yang tanpa rasa. Anda selalu bisa menambahkan rasa manis ke dalamnya dengan menambahkan buah segar atau kering.

4. Ikan jenis tertentu

Beberapa ikan membuat sumber nutrisi yang bagus untuk bayi Anda. Tapi ada beberapa ikan yang harus Anda tinggalkan.

Marlin, hiu, dan ikan pedang adalah beberapa contohnya. Ikan ini sangat tinggi kadar merkuri dan memakannya bisa menjadi sumber bahaya kesehatan potensial.

Pilihlah ikan berminyak seperti ikan sarden dan salmon. Ini kaya akan asam lemak omega dan bagus untuk bayi Anda.

 

 

3 dari 5 halaman

Makanan cepat saji

5. Makanan siap saji

Dalam kehidupan serba cepat ini, orangtua terlalu sibuk untuk membuat makanan untuk anak-anak mereka dari awal.

Makanan siap saji bisa menjadi solusi bagus untuk mengatasi masalah ini. Tapi hati-hati! Makanan siap saji ini sering kali sangat tinggi dalam kandungan garam dan mungkin juga mengandung bahan pengawet buatan.

Makanan ini mungkin baik untuk orang dewasa, tapi bisa sangat berbahaya bagi bayi dan balita. Alih-alih membeli makanan siap saji ini, carilah resep mudah yang bisa dimasak di rumah.

Oat dan semolina adalah beberapa bahan yang mudah dimasak. Anda juga dapat menyiapkan makanan untuk keseluruhan minggu pada akhir pekan dan menyimpannya di lemari es Anda untuk mendapatkan pengalaman memasak yang lebih mudah.

6. Makanan ringan yang digoreng

Makanan ringan seperti keripik mungkin lezat dan dicintai oleh balita. Akan tetapi sayang, makanan jenis ini tinggi lemak jenuh dan rendah nutrisi. Makanan ini membuat anak Anda cepat kenyang, tapi gizinya tidak berarti. Anda bisa memilih sayuran kukus dan camilan panggang bukan goreng.

 

4 dari 5 halaman

Teh

7. Teh, kopi, dan minuman bersoda

Teh dan kopi sering ditawarkan kepada balita. Namun, teh dan kopi mengandung kafein yang bisa menyebabkan kecanduan. Tanin yang ada di dalamnya juga dapat menyebabkan malabsorpsi zat besi. Selain itu, minuman bersoda juga banyak mengandung gula. Nutrisinya bahkan nyaris tidak ada untuk bayi Anda.

Pilihlah ASI, susu formula dan air sebagai minuman untuk bayi atau balita Anda. Jika bayi Anda berusia minimal 1 tahun, Anda juga bisa mengenalkan susu sapi ke dalam makanannya. Air kelapa, jus buah yang tidak mengandung gula dan jus sayuran juga menghasilkan minuman yang enak jika bayi Anda berusia minimal 1  tahun.

Artikel Selanjutnya
4 Kondisi Ini Sebabkan Si Kecil Ngences
Artikel Selanjutnya
Bayi Berbobot Lebih dari 6 Kg Lahir di Kalimantan Barat