Sukses

Mengintip Makna Temu Panggih di Pernikahan Kahiyang-Bobby

Liputan6.com, Jakarta Setelah prosesi akad nikah, Kahiyang-Bobby melakukan temu panggih. Temu panggih merupakan adat Jawa yang dilakukan setelah kedua mempelai resmi menjadi pasangan suami istri.

Putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu pun resmi menjadi istri dari Bobby Nasution, hari ini Rabu, 8 November 2017 di Graha Saba, Solo. Wajah keduanya pun tampak cerah tatkala menerima ucapan selamat dari para tamu undangan.

Adapun temu panggih terdiri atas beberapa ritual:

Balangan

Saat prosesi temu panggih, kedua mempelai dipisahkan terlebih dahulu seusai akad nikah. Yang dilakukan selanjutnya, pengantin saling melempar daun sirih lalu berjabat tangan. 

Daun sirih melambangkan cinta kasih. Jadi prosesi saling melempar sirih adalah lambang kedua pengantin saling memberi kasih sayang. 

Usai saling melempar sirih, tampak Kahiyang Ayu mencium tangan Bobby. Hal ini melambangkan pengenalan resmi suami istri dan bentuk penghormatan istri pada kepala rumah tangga. 

 

 

 

Simak video menarik berikut ini:

1 dari 8 halaman

Wiji dadi

Lambang kesetiaan istri dan suami. Pengantin wanita  membasuh kaki suami. Cara ini sebagai bentuk pengabdian kepada suami. Setelah membasuh kaki Bobby, Kahiyang berdiri sejajar dengan Bobby.

Sebelum berdiri sejajar dengan Bobby, Kahiyang harus memutari Bobby dari kanan ke kiri. Makna di baliknya bertujuan membentengi hati sang suami. Suami telah memilih istri dan tidak boleh berpaling kepada wanita lain.  

2 dari 8 halaman

Sindur binayang

Pada sindur binayang, kedua pengantin berjalan menuju pelaminan. Jokowi berjalan di depan pengantin, sedangkan Iriana berjalan di belakang pengantin.

Hal ini melambangkan, sang ayah selalu memberi bimbingan kepada anak-anak, sedangkan ibu mendorong dan mendukung kedua mempelai menjalani kehidupan rumah tangga yang baik.

Ketika berjalan menuju pelaminan, kain sindur berwarna merah dan putih disampirkan di punggung kedua mempelai.

Warna merah melambangkan gula, yang berarti manis dan putih diibaratkan kelapa yang gurih. Bahwa kehidupan tak lepas dari rasa bahagia dan permasalahan rumah tangga lain yang mungkin terjadi.

3 dari 8 halaman

Bobot timbang

Pihak ayah pengantin wanita memangku anak dan mantunya di kursi pelaminan. Jokowi pun terlihat memangku Kahiyang dan Bobby di kiri-kanan pahanya.

Saat  proses berlangsung, ibunda Kahiyang, Iriana sempat mengatakan, "Kira-kira berat  mana, Kahiyang atau Bobby?".

Jawaban, "Sama beratnya," melambangkan sang ayahanda tidak akan pilih kasih membantu membimbing anak dan mantunya.

4 dari 8 halaman

Bubak kawah

Pada ritual ini, Jokowi makan rujak tape, sedangkan Iriana rujak degan. Setelah itu, makanan tersebut diberikan kepada kedua pengantin.

Prosesi ini menunjukkan, pasangan resmi membuka hidup baru sebagai suami istri.

5 dari 8 halaman

Kacar kucur

Ritual ini mewakili suami bekerja untuk istri dan keluarga. Ini melambangkan suami sebagai pemberi nafkah kepada istri. Beras kuning, beras ketan, dan bijian-bijian dikucurkan ke pengantin wanita.

Beras kuning sebagai lambang kemakmuran. Beras ketan sebagai simbol agar keduanya dekat dengan keluarga. Wadah atau kantung yang dipakai mengucurkan beras disebut kantung sindru.

Kantung sindru dimaknai, nafkah dari suami tidak boleh habis. Istri harus pandai mengelola keuangan. Selanjutnya, kantung dititipkan kepada Iriana agar pengantin wanita belajar mengelola keuangan dari ibunya.

6 dari 8 halaman

Dulangan

Kedua pengantin saling menyuapi makanan sebanyak tiga kali. Di dalam piring terdiri atas nasi kuning, melambangkan kemakmuran. Lauk pauk di dalamnya sarat dengan rasa asam manis dan pahit, yang mewakili perjalanan kehidupan.

Setelah itu, pengantin minum air putih untuk menyegarkan badan. Cara ini dimaknai kehidupan yang dapat saling mengisi satu sama lain.

7 dari 8 halaman

Mertuwi

Orangtua pengantin wanita menjemput orangtua mempelai pria. Jokowi dan Iriana menjemput orangtua Bobby untuk proses sungkeman. Tahap mertuwi dimaknai kedua orangtua dari Kahiyang sudah menerima keluarga Bobby.

Hal ini sebagai lambang silaturahmi. Dua keluarga besar Kahiyang-Bobby diharapkan rukun. Tahap akhir, proses sungkeman pengantin kepada orangtua dilakukan.

Sungkeman dimaksudkan meminta doa agar rumah tangga berjalan baik.