Sukses

Cek Bagaimana Jenis Alat KB Pengaruhi Menstruasi

Liputan6.com, Jakarta Alat kontrasepsi ternyata tidak hanya berguna untuk mencegah kehamilan. Alat KB juga bisa digunakan untuk mengatur menstruasi agar lebih stabil dan teratur.

Melansir Women's Health, Senin (6/11/2017), Anda mungkin tidak pernah memikirkan bagaimana alat kontrasepsi mempengaruhi menstruasi. Tapi, penting bagi wanita untuk memahami hal ini.

Ini penjelasan masing-masing tipe alat kontrasepsi mempengaruhi datang bulan:

1. Pil KB Kombinasi

Pil KB Kombinasi biasanya dibuat dari progestin dan estrogen. Efeknya bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Biasanya pil KB bisa mempersingkat durasi menstruasi dan mengurangi pendarahan, jelas Jessica Shepherd, MD, asisten profesor klinis kebidanan dan kandngan serta direktur dari ginekologi minimal invasif di University of Illinois College of Medicine.

"Periode menstruasi yang biasanya berlangsung selama 5-7 hari bisa jadi 3-4 hari jika menggunakan pil," ujarnya.

Pil KB adalah pilihan yang baik jika menstruasi Anda tidak teratur atau bermasalah.

"Saya menggunakannya pada para wanita dengan pendarahan abnormal," jelas Christine Greves, MD, dokter kebidanan dan kandungan di Winnie Palmer Hospital for Women and Babies.

2. Pil KB Biasa

Pil KB biasa, biasanya hanya berisi progestin, juga bisa membantu menormalkan menstruasi. "Namun ini bukan pilihan pertama saya untuk masalah pendarahan," ujar Greves. Tetap saja, wanita yang mengonsumsi Pil KB Biasa bisa mengurangi darah menstruasi dan mengalami kram yang lebih sedikit dibanding sebelumnya.

Alat kontrasepsi ini membutuhkan disiplin. Anda harus mengonsumsinya di jam yang sama setiap hari, dan hanya ada selisih waktu yang sangat sedikit sebelum efisiensinya bisa menurun, lanjut Greves.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

 

1 dari 4 halaman

3. IUD

Pengaruh IUD pada menstruasi tergantung pada jenis yang Anda gunakan. IUD dari tembaga (copper) bisa membuat pendarahan menstruasi jadi lebih deras di bulan-bulan pertama, dan menyebabkan munculnya bercak darah di antara periode menstruasi, jelas Greves.

Namun, meningat alat kontrasepsi ini tidak mengandung hormon, bisa jadi IUD tidak mempengaruhi menstruasi Anda sama sekali.

Jika Anda menggunakan IUD hormonal (yang mengandung progestin), menstruasi bulanan bisa berkurang atau malah tidak mmuncul sama sekali, jelas Shepherd.

"Kebanyakan wanita yang menggunakan IUD ini sering lupa membawa tampon, karena mereka tidak membutuhkannya lagi," ujar Greves.

Setiap orang berbeda,dan walaupun IUD bisa mempengaruhi menstruasi, bisa juga tidak.

Tetap saja, IUD lebih awet dibanding jenis alat KB yang lain, dan lumayan anti-gagal, membuatnya paling sering direkomendasikan oleh dokter.

2 dari 4 halaman

4. Implan

Implan bisa memiliki efek yang sama pada menstruasi Anda seperti IUD hormonal--mengurangi menstruasi atau menghentikannya sama sekali, ujar Shepherd.

Implan biasanya tahan sampai tiga tahun, namun bisa menyebabkan munculnya bercak darah.

"Banyak wanita meminta implan mereka dicopot karena terganggu dengan bercak darahnya," ujar Greves.

 

3 dari 4 halaman

5. KB Suntik

KB suntik mirip dengan IUD hormonal, ujar Shepherd. Awalnya, Anda mungkin akan mengalami menstruasi yang tidak teratur selama kira-kira empat bulan. Seiring waktu, pendarahan akan berkurang atau bahkan hilang sama sekali.

Semua orang berbeda, KB suntik bisa membuat menstruasi Anda berhenti atau hanya membuatnya jadi lebih sedikit.

Jika Anda masih belum yakin ingin menggunakan alat kontrasepsi apa, konsultasikan hal ini dengan dokter.

Artikel Selanjutnya
3 Hal Kecil yang Bisa Rusak Kesuburan Pria
Artikel Selanjutnya
Banyak Pria Tidak Tahu Letak Vagina, Kok Bisa?