Sukses

Kepanikan Seorang Ayah Jelang Bayinya Divaksin

Liputan6.com, Warrenton, Georgia Gugup dan perasaan sedih karena ditinggal mati orang terkasih silih berganti dirasakan Antwon Lee. 

Perasaan gugup itu muncul beberapa hari jelang bayi laki-lakinya, Debias King, menerima vaksin pertama. Karena ia tahu, jagoannya yang masih berumur dua bulan itu tidak senang disuntik.

"Saya merasa agak sedikit takut. Saya tahu dia akan mengalami rasa sakit. Saya harus mencari cara untuk menghiburnya," kata Lee seperti dikutip dari People, Kamis, 2 November 2017.

Satu hari sebelum divaksin, Lee mengajak King "bicara" empat mata. Lee, mengatakan, jika King ingin menangis, lakukan saja. "Pagi itu, saat tiba di lokasi vaksinasi, saya kembali mengatakan, kamu boleh menangis nanti," ujar pria asal Warrenton, Georgia. 

Momen menegangkan yang tengah Lee hadapi diabadikan dalam bentuk video oleh sang kekasih. Video yang memperlihatkan Lee sedang menghibur King yang akan disuntik perawat, langsung diunggah ke Facebook. 

"Saya benar-benar merasakan yang dia alami," ujar Lee.

Simak video menarik berikut ini:

1 dari 2 halaman

Menghibur buah hati

Setelah vaksinasi selesai, video yang diunggah ke Facebook menunjukkan, Lee dengan manis menggendong dan menghibur anaknya. Debias pun berhenti menangis dalam beberapa saat.

Video ini ternyata viral dan ditonton lebih dari 12 juta dan 35 ribu komentar di Facebook.

Yang lebih mengharukan, pada hari yang sama vaksinasi. Lee mengetahui ayahnya, Anthony Lee (57) meninggal karena komplikasi akibat minum alkohol.

Lee menghibur bayinya setelah si kecil menerima vaksinasi pertamanya, pada saat bersamaan ayah Lee meninggal. (Foto: Facebook Antwon Lee)

"Saya sangat emosional. Saya adalah anak laki-laki, saya sangat dekat dengannya, " ungkap Lee soal hubungannya dengan sang ayah.

Melalui video Lee yang menghibur anaknya, ia berpesan, apa pun yang terjadi, orangtua harus tetap mengurus anak-anak mereka.