Sukses

Idealnya, Berapa Lama Pacaran Sebelum Menikah?

Liputan6.com, Jakarta Ada pasangan yang pacaran enam bulan sudah memutuskan menikah. Sementara pasangan lain, pacaran lima hingga 10 tahun sebelum ke pelaminan. Lalu, sebaiknya butuh waktu pacaran berapa lama agar saat lanjut ke jenjang pernikahan terus langgeng?

Untuk menjawab pertanyaan ini peneliti dari Emory University, Amerika Serikat melakukan riset tentang lama pacaran dengan usia pernikahan. Hasilnya, pasangan yang pacaran kurang dari satu tahun lebih tinggi risiko bercerai di masa depan dibandingkan yang pacaran satu hingga dua tahun.

Lalu, pasangan yang pacaran tiga tahun lebih risiko kemungkinan bercerai pun lebih rendah. Hal ini menunjukkan, paling tidak sebaiknya memiliki hubungan beberapa tahun sebelum memasuki jenjang pernikahan.

Namun hal ini tidak bisa diaplikasikan pada semua orang. Bila orang bertemu pada usia 21, beda halnya dengan yang bertemu di suia 31, atau 41. Bisa saja orang yang lebih tua cenderung lebih sebentar pacaran seperti disampaikan psikolog sosial dari Loyola University Maryland, Amerika Serikat, Theresa DiDonato.

Daripada fokus pada lama pacaran, DiDonato menyarankan untuk mengevaluasi hubungan sebelum melangkah lebih jauh dalam hubungan pernikahan. Apa saja yang perlu dievaluasi? Berikut saran DiDonato mengutip laman Psychology Today, Sabtu (28/10/2017).

1. Apa cara pandang Anda terhadap pernikahan?

Hari pernikahan mungkin menjadi hari penuh keajaiban dan kebahagiaan. Namun kehidupan sesudahnya tidak seperti itu. Ada banyak perubahan dalam hubungan, yang bahkan pada segilintir pasangan yang tidak siap dengan perubahan mengarah ke perceraian.

2. Apakah Anda tahu sisi lain tentang pasangan?

Saat menikah Anda bakal melihat sisi lain dari pikiran dan cara pandangnya. Misalnya cara dia dalam menghadapi masalah yang perlu diselesaikan segera atau cara dia dalam menggunakan uang.

"Semakin Anda mempelajari karakter pacar Anda sekarang bisa menghindarkan dari konflik di kemudian hari," katanya.

3. Kira-kira bakal sebahagia apa nanti?

Banyak yang membayangkan bahwa pernikahan adalah jalan menuju kebahagiaan. Padahal ada banyak hal yang mungkin membuat banyak masalah. Banyak perceraian terjadi karena terdapat perbedaan antara bayangan dan kenyataan.

 

Saksikan juga video menarik berikut:

 

Artikel Selanjutnya
Belum Lama Pacaran, Idealkah Pernikahan Raisa dan Hamish?
Artikel Selanjutnya
Alasan Pasangan Baru Pacaran Langsung Nikah seperti Raisa-Hamish