Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Tak Hanya Atasi Disfungsi Ereksi, Ini Manfaat Lain Pijat Prostat

Liputan6.com, Jakarta Prostat merupakan kelenjar berukuran kecil yang terletak di antara kandung kemih dan rektum. Organ ini berfungsi untuk menghasilkan air mani saat ejakulasi. Saat organ ini terganggu, bisakah hal ini ditangani dengan melakukan pijat prostat?

Mengutip laman Men's Health, Selasa (17/10/2017), beberapa dokter menyarankan pria untuk melakukan pemijatan pada prostat secara teratur, baik dengan melakukannya sendiri maupun dengan praktisi berlisensi.

Menurut survei yang dilakukan Healthy and Active, penggunaan jasa pijat prostat telah meningkat sebesar 56 persen selama lima tahun terakhir, terutama di kalangan pria berusia di atas 45 tahun.

Manfaat melakukan pijat prostat, diantaranya dapat membantu meringankan gejala berbagai masalah kesehatan seperti mengatasi disfungsi ereksi.

Meskipun tidak banyak literatur ilmiah yang secara definitif membuktikan bahwa pemijatan prostat dapat memperbaiki fungsi ereksi, sebagian dokter mengatakan sebaliknya.

"Memijat prostat dapat meningkatkan aliran darah. Hal ini berpengaruh pada ereksi karena ereksi terjadi karena didukung oleh aliran darah yang lancar," ucap Joshua R. Gonzalez, MD, praktisi asal Los Angeles.

Selain mengatasi disfungsi ereksi, pijat prostat rupanya memiliki manfaat lainnya.

1. Melancarkan urine

Seseorang yang mengalami pembengkakan prostat dapat mengalami gangguan berkemih. Jika kandung kemih mengalami iritasi, hal ini menyebabkan aliran urine dari kandung kemih melalui uretra menjadi lambat atau bahkan terputus.

"Seseorang yang mengalami gangguan berkemih bisa mendapat pijatan pada prostat. Pijatan tersebut dapat membuat otot dasar panggul di dekatnya berkontraksi dan rileks secara terkoordinasi saat buang air kecil. Hal ini nantinya akan memperbaiki aliran urine," kata Dr. Gonzalez.

 

Saksikan video menarik berikut:

 

1 dari 2 halaman

2. Mengatasi rasa sakit saat ejakulasi

Rasa sakit saat ejakulasi dapat terjadi apabila seseorang mengalami infeksi atau bengkak pada epididymis, yaitu saluran dekat testikel yang menyimpan dan mengalirkan sperma. Hal ini juga terjadi saat seseorang mengalami bengkak pada prostat.

Hal ini juga bisa menandakan penyumbatan di saluran ejakulasi. "Pijat bisa mengurangi peradangan prostat dan membuat ejakulasi tidak menyakitkan," kata Dr. Mills.

Penyebab lain dari ejakulasi yang menyakitkan bisa menjadi otot dasar panggul yang ketat, yang bisa terjadi saat pria mengalami pembengkakan atau infeksi pada prostat. "Manipulasi manual otot-otot itu selama pemijatan prostat dapat meringankan rasa sakit ejakulasi. Anda bisa berkonsultasi dengan ahli terapi fisik yang mengkhususkan diri dalam merawat otot dasar panggul pria," kata Dr. Gonzalez.

3. Prostatitis

Prostatitis adalah radang kelenjar prostat, yang bisa disebabkan oleh infeksi bakteri.

"Gejala meliputi rasa terbakar akibat kencing, nyeri saat ejakulasi, aliran urin yang tidak lancar dan ketidaknyamanan pada perineum di belakang skrotum dan di depan rektum," kata Danny Keiller, MD, praktisi yang mengkhususkan diri pada urologi di Genesis Healthcare Partners di San Diego.

Dr. J. Curtis Nickel, MD, seorang profesor urologi di Queens University di Kanada, menggunakan [pijat prostat sebagai metode pengobatan dengan hasil bagus.

"Saya telah melihat manfaat sekitar lima persen pada pasien prostatitis saya. Pijat prostat untuk pasien itu lebih baik dilakukan daripada perawatan lainnya," kata Dr. Nickel.

Artikel Selanjutnya
3 Tips Beri Orgasme Hebat untuk Suami Malam Ini
Artikel Selanjutnya
Berhenti Lakukan Hubungan Seksual, Baik atau Buruk?