Sukses

Seberapa Siapkah si Kecil Memasuki Fase Sekolah?

Liputan6.com, Jakarta Orangtua mana yang tak bahagia saat melihat buah hati tercinta sudah mulai tumbuh semakin besar, aktif, dan pintar, bahkan sudah mau ke tahapan usia pra sekolah.

Saat si Kecil yang pintar sudah memasuki usia pra sekolah pasti merupakan masa-masa yang sangat membanggakan bagi mam dan pap.

Mencari tahu sekolah yang terbaik, belanja keperluan sekolah sampai membayangkan menggandeng tangan mungilnya di hari pertama dia sekolah akan menjadi kesibukan yang tak akan dilupakan mam dan pap.

Namun, sebelum semua itu mam dan pap lakukan, coba pikirkan terlebih dahulu, apakah sebagai Orangtua sudah memahami apakah si Kecil sebenarnya sudah siap untuk masuk masa prasekolah?

Mam dan pap pasti akan memastikan apakah kepintaran akal si Kecil sudah siap, seperti kemampuan mengenal huruf dan angka. Namun, sebenarnya bukan hanya itu saja, lho, mam, yang harus kita pastikan, adalah sinergi kepintaran akal, fisik dan sosial-lah yang perlu diperhatikan.

Memastikan sinergi kepintaran akal, fisik, dan sosial? Apa itu maksudnya?

Kepintaran akal disebut juga dengan kepintaran mental, kepintaran ini seperti kemampuan anak berkomunikasi, memecahkan masalah, berpikir jernih dan kritis. Word smart, number smart, picture smart dan music smart merupakan kelompok kepintaran akal.

Kepintaran fisik erat kaitannya dengan body smart dimana dia kemampuan dia dalam perkembangan motorik. Selain itu, kepintaran fisik juga bisa dilihat dari kepintaran dia terhadap lingkungan, atau sering dikatakan dalam istilah Nature Smart, dimana kecakapan dia dalam mengeksplorasi alam.

Sedangkan kepintaran sosial adalah kemampuan si Kecil dalam berinteraksi dengan lingkungan sosial dan mengendalikan akan dirinya sendiri.

Lalu, bagaimana kita bisa mengetahui apakah si Kecil sudah siap untuk masa prasekolah?

Mam dan pap sebenarnya kita bisa mengenalinya dari perilaku sehari hari si Kecil. Karena pada dasarnya perilaku anak adalah kemampuan dalam merespon terhadap rangsangan. Dan kemampuan ini disesuaikan dengan tahapan perkembangan otak si Kecil, sehingga karakter perilaku khusus dan berbeda tiap usia.

Contoh perilaku si Kecil sering kali bertanya akan banyak hal, bahkan terlihat sepele dan kadang memalukan, tenang saja mam, itu adalah perilaku normal anak pada umur 3-6 tahun. Hal ini menunjukan kemampuan kepintaran akal si Kecil yang masih dalam tahap eksplorasi

Masih banyak perilaku perilaku lain yang bisa diobservasi untuk melihat kesiapan si Kecil. Sedangkan sinergi kepintaran akal, fisik dan sosial akan menyeimbangkan kepintaran dan perilaku, sehingga si Kecil sudah dapat dikatakan siap sekolah.

Perlukah Mam mencari tahu/mengonsultasikan perihal tahapan prasekolah si Kecil ini?

Ketika si Kecil memasuki tahapan usia pra sekolah, Mam sebaiknya konsultasi kan tumbuh kembang si Kecil ke dokter anak ahli tumbuh kembang untuk memahami tumbuh kembangnya. Karena usia pra sekolah adalah kesempatan terakhir untuk mengkoreksi bila ada kekurangan pada masa usia bayi /anak.

Selain itu, Mam juga bisa menghadiri seminar atau workshop untuk memperkaya pengetahuan mengenai parenting dan tumbuh kembang si Kecil.

Workshop apa yang bisa mam hadiri?

Salah satunya adalah Smart Parenting Workshop yang mengangkat topik “Kenali Perilaku Anak di Usia Pra Sekolah”, yang menghadirkan para ahli tumbuh kembang dari Ikatan Dokter Indonesia yang akan membantu Mam mengidentifikasi perilaku si Kecil dan bagaimana cara mendukungnya sinergi kepintarannya.

Workshop ini akan digelar di beberapa kota besar, antara lain Bandung pada 14 Oktober 2017 dan Surabaya pada 7 Oktober 2017.

Apakah kita sudah memahami apakah si Kecil sebenarnya sudah siap untuk masuk masa prasekolah? Simak jawabannya di sini! 

Menariknya, workshop ini akan dimeriahkan oleh story teller Kak Budi Haha, disini Kak Budi Haha akan berbagi mengenai tips menstimulasi kepintaran si Kecil mengenai story telling.

Mam, masih bingung? Tak perlu bingung dan khawatir karena Mam bisa tahu info lebih lengkapnya dengan klik di sini atau menghubungi 0819-0506-9555.

Workshop ini terbatas, hanya untuk 100 pendaftar pertama, so…segera daftarkan diri, Mam untuk ikutan Smart Parenting Workshop, sekarang juga!

See you on the workshop, ya, Mam!

 

(ADV)

 

Artikel Selanjutnya
26 Bola Magnet Terperangkap dalam Penis Bocah Ini, Kok Bisa?
Artikel Selanjutnya
Ini Usia Terbaik Mengenalkan Air Putih kepada Si Kecil