Sukses

Setahun Hanya Makan Kentang, Apa yang Terjadi pada Badan Andrew?

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang memiliki cara tersendiri untuk menurunkan berat badan. Sebagian besar memilih menghindari karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Hal sebaliknya justru terjadi pada pria ini, dia hanya makan kentang selama setahun dan berhasil menurunkan berat badan sebanyak 50 kg.

Pria asal Australia bernama Andrew Flinders Taylor menjalankan diet dengan cara hanya makan kentang selama setahun, dilansir dari laman Independent, Rabu (4/10/2017).

Taylor mengaku berhasil menjalani diet setelah mempelajari makalah ilmiah dan menjalani diet kentang. Lalu hal apakah yang membuat dia berhasil menurunkan berat badan sebanyak itu?

Seorang ahli mengatakan bahwa diet dengan kentang tidak terlalu berbahaya, meskipun hanya makan kentang bukanlah hal yang sehat. Selain itu, pakar nutrisi Rhiannon Lambert mengatakan bahwa kentang sarat nutrisi karena kaya akan serat dan bisa memberikan tenaga.

Kentang putih juga mengandung asam amino esensial yang dibutuhkan untuk menghasilkan protein, memperbaiki sel dan melawan penyakit. Meski begitu, jika hanya makan kentang, Anda akan mengalami defisiensi vitamin.

 

Saksikan video menarik berikut :

1 dari 2 halaman

Diet disertai olahraga

Dalam menjalani diet, Taylor menyertainya dengan olahraga. Dia berolahraga selama satu jam serta setengah hari bersepeda.

Setelah menjalani diet selama setahun, Taylor mengaku tak hanya kehilangan berat badan. Dia juga mengaku merasa lebih sehat.

"Kesehatan saya terus berkembang. Dulu saya memiliki kadar kolesterol yang tinggi dan kini sudah turun. Selain itu, kadar gula darah saya juga menurun," ucap Taylor. Kini, setiap melakukan pemeriksaan darah, Taylor mengaku hasilnya pun selalu lebih baik.

Meski berhasil menurunkan berat badan sebanyak 50 kg, tapi kebanyakan dokter dan pakar nutrisi tidak merekomendasikan cara diet Taylor. Dokter mengimbau untuk menjalani diet seimbang dengan komposisi makanan yang terdiri dari protein, karbohidrat, sayur, buah, susu dan lemak.

Artikel Selanjutnya
Alasan Tersembunyi Mengapa Anda Merasa Malas Setelah Makan Siang
Artikel Selanjutnya
Mengapa Anda Tidak Bisa Berhenti Makan? Ini 8 Alasannya