Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Ini yang Terjadi pada Penis Saat Tubuh Menua

Liputan6.com, Jakarta Anda mungkin sosok pria yang aktif, sehat dan bugar. Namun ketika Anda telah memasuki usia yang lebih matang bukan berarti organ intim Anda tak turut mengalami perubahan. Banyak hal mengerikan terjadi pada penis ketika seorang pria beranjak tua.

Ini bukan bahasan tentang apa yang akan mungkin terjadi pada penis ketika Anda berada di usia senja. Ini juga bukan tentang risiko potensial yang harus Anda takutkan. Tapi ini adalah beberapa perubahan penting pada penis yang patut Anda waspadai nantinya.

Ketika Anda beranjak tua, inilah yang terjadi pada penis seperti dilansir dari laman Men's Health, Senin (25/9/2017)

1. Massa otot hilang

Akan ada masa di mana penis tak lagi berdaya, skrotum akan menyentuh kloset ketika Anda buang air. Ini adalah aspek yang mungkin anda hindari pada fase penuaan. Dalam dunia medis, kondisi ini terbilang normal karena massa otot yang menghilang.

Namun jika Anda tak mampu menerima kondisi ini dan masih ingin merasakan seks, solusinya adalah scrotoplasty. Dengan prosedur ini, skrotum Anda bisa dikembalikan ke bentuk normalnya.

2. Melengkung

Pada usia 60-70, penis akan berubah bentuk. "Saya pernah melihat pasien usia antara 60-70 tahun, yang penisnya melengkung hingga seperti tanda tanya," kata Steixner.

Perubahan bentuk ini dikarenakan adanya trauma yang berulang akibat beberapa aktivitas fisik seperti olahraga dan seks. Jaringan parut yang mengalami gangguan akan terakumulasi sehingga membuat penis tak lagi simetris.

Solusi untuk masalah ini, anda dapat menempatkan jarum suntik pada penis untuk memperbaiki jarinan parut yang rusak. 

 

Saksikan juga video berikut ini: 

 

1 dari 2 halaman

Menyusut

3. Menyusut

Penyusutan penis dipicu oleh gaya hidup. Obesitas atau kebiasaan mengonsumsi bir yang membuat perut Anda semakin maju. Kondisi ini akan membubat penis tertutup oleh lapisan di bawah kulit.

Untuk mencegahnya anda harus menjaga berat badan yang ideal.

4. DE

Disfungsi ereksi dipicu oleh menyusutnya aliran darah pada penis, sehingga menyebabkan penis sulit untuk bangkit. Menurut Steiner, ini sama dengan serangan jantung pada penis.

Rajinlah berolahraga untuk mencegah DE, karena hanya dengan cara inilah Anda dapat terus memompa aliran darah ke seluruh tubuh. Anda pun akan terhindar dari penyakit jantung.

5. Kanker prostat (Big C)

Big C merupakan istilah lain dari kanker postat dan testis. Gangguan kesehatan ini banyak menyerang pria ketika memasuki usia 50 ke atas. Masalah ini banyak meyerang pria yang tak disunat dan tak pandai menjaga kebersihan penis.

"Jauhi gonta-ganti pasangan. Jika Anda tak disunat, jaga baik-baik kulup penis anda agar tetap bersih," jelan Steixner.

Artikel Selanjutnya
Selain Menstruasi, Ini 8 Penyebab Pendarahan Vagina
Artikel Selanjutnya
Waspadai Uban yang Muncul Sebelum Usia 30