Sukses

5 Langkah Aman Lindungi Anak dari Penculikan

Liputan6.com, Jakarta Kasus penculikan anak kembali marak. Pada Senin (11/9/2017), seorang siswi SD di Tanjung Duren hampir menjadi korban penculikan. Untungnya, anak kelas 4 SD ini berhasil meloloskan diri.

Sebagai orangtua, merasa ketar-ketir dan khawatir akan keselamatan anak tentu wajar. Akan tetapi, jangan cuma khawatir saja. Ada beberapa langkah yang bisa orangtua lakukan untuk memastikan anak lebih aman saat meninggalkan rumah dan lebih melindungi mereka dari penculikan.

Memang, tidak ada yang bisa menjamin anak Anda akan aman 100 persen, tapi lima langkah aman berikut ini setidaknya bisa lebih melindungi anak dari penculikan, melansir Parenting, Kamis (14/9/2017).

1. Pembicaraan keluarga

Ambil waktu untuk berbicara dengan anak tentang keamanan dan pencegahan penculikan. Pusat Eksploitasi dan Anak Hilang di Amerika Serikat memiliki kampanye hebat bernama Take 25.

Kampanye ini memberikan tips tentang cara bagaimana membuka pembicaraan, tips aman, dan pelajaran singkat tentang pembicaraan pencegahan penculikan.

2. Kartu identitas

Buat dan berikan anak-anak Anda kartu (yang sudah terlaminasi) berisi data mereka: nama, tanggal lahir, alamat, nomor telepon, dan lainnya.

Jika anak masih terlalu kecil untuk bisa berbicara sendiri, pertimbangkan menuliskan atau menyematkan data ini di pakaian mereka.

3. Perlengkapan pengenalan

Siapkan perlengkapan pengenalan untuk setiap anak, jika mereka hilang. Perlengkapan ini harus memasukkan data seperti: deskripsi fisik, nama panggilan, tanggal lahir, tinggi badan, berat badan, jenis kelamin, sidik jari, warna rambut dan mata, dan fitur lain yang menonjol, seperti kacamata, kawat gigi, tanda lahir, dan lainnya.

Jangan lupa juga untuk memasukkan kondisi medis anak di dalam perlengkapan tersebut. Pastikan perlengkapan pengenalan ini selalu diperbarui dan dilengkapi foto terbaru anak.

Selalu bawa kotak perlengkapan ini saat melakukan perjalanan jauh dan liburan.

 

 

1 dari 2 halaman

4. Titik darurat

Saat berada di tempat bermain, taman hiburan, atau lokasi sibuk dan penuh lainnya, selalu cari tempat terdekat untuk meminta bantuan, misalnya pos keamanan, pos polisi, dan lainnya.

Tunjukkan tempat ini pada anak, dan beritahu mereka apa yang harus dilakukan jika mereka tersasar.

5. Alat pelacak GPS

Alat pelacak GPS sekarang mulai muncul di pasaran. Ada juga yang dirancang khusus untuk anak-anak, yang memungkinkan orangtua mengetahui keberadaan anak mereka melalui ponsel dan komputer.

Jika memang Anda sebagai orangtua merasa anak membutuhkan alat ini, jangan ragu untuk menggunakannya.

Artikel Selanjutnya
Komnas Anak: Adopsi Ilegal di Simalungun Kejahatan Kemanusiaan
Artikel Selanjutnya
Darmayanti Lubis Ingatkan Soal Perdagangan Anak Berkedok Adopsi