Sukses

Rencanakan Kehamilan, Perhatikan 4 Poin Penting Ini

Liputan6.com, Jakarta Ada beberapa hal yang harus pasangan suami istri siapkan sebelum merencanakan kehamilan. Misal, enam bulan sebelum menikah atau berencana untuk hamil, terlebih dahulu harus melakukan pemeriksaan.

Menurut Ahli Obstetri Ginekologi asal California, Sherry Ross, M.D, ini dilakukan supaya calon si jabang bayi dalam keadaan sehat nantinya.

Tak hanya itu, di bawah ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum merencanakan kehamilan seperti dikutip dari Womens Health Mag, Kamis, 7 September 2017.

 

1. Melakukan medical check up

Salah satu kunci merencanakan kehamilan yaitu dengan melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Idealnya, seorang wanita melakukan medical check up sejak empat bulan sebelum pembuahan," kata ahli Obstetri dan Ginekologi Diana Ramos, MD.

Diana menyarankan pemeriksaan kesehatan mencakup tekanan darah, berat badan dan pap smear untuk memastikan tidak ada kondisi medis yang mungkin tidak ada sadari seperti masalah tiroid dan anemia.

2. Minum asam folat

Setiap wanita yang merencanakan kehamilan sebaiknya mengonsumsi asam folat. "Wanita perlu meminum asam folat paling tidak empat bulan sebelum kehamilan," ucap Diana.

Asam folat merupakan salah satu vitamin yang membantu mencegah gangguan otak dan saraf tulang belakang.

Saksikan viedo menarik berikut:

 

3. Menghilang kebiasaan buruk

Saat Anda berniat mengandung janin, Anda harus mempersiapkan lingkungan yang sehat untuknya di dalam perut Anda.

"Salah satu caranya adalah dengan menjalani pola hidup sehat," ucap Diana. Untuk itu, Anda harus meninggalkan kebiasaan buruk seperti merokok, minum alkohol dan penggunaan obat-obatan.

Selain itu, Anda juga harus menghindari stres, istirahat yang cukup dan mengurangi konsumsi kafein.

4. Melakukan pemeriksaan penyakit genetik

Riwayat kesehatan keluarga merupakan salah satu hal yang menentukan kesehatan Anda di masa mendatang.

"Wanita harus melakukan pemeriksaan kesehatan jika keluarga memiliki kelainan bawaan, misalnya memiliki anak yang lahir dengan cacat, diabetes, gangguan kejang, dan gangguan perkembangan," kata Diana.

Selain itu, penting untuk menanyakan riwayat kesehatan keluarga untuk memastikan tidak ada penyakit bawaan yang mungkin dapat menyerang bayi Anda.

 

Artikel Selanjutnya
6 Pertanyaan yang Buktikan Cinta pada Pasangan
Artikel Selanjutnya
Sudah Bosan dengan Pekerjaan Anda? Coba Periksa 2 Hal Berikut