Sukses

Cara Seru Ajarkan Anak Makna Hari Kemerdekaan Indonesia

Liputan6.com, Jakarta Hari Kemerdekaan Indonesia, yang jatuh setiap tanggal 17 Agustus, dirayakan dengan berbagai cara. Mulai dari upacara bendera sampai beraneka lomba.

Untuk anak, Hari Kemerdekaan Indonesia ini biasanya terasa seperti festival yang penuh keseruan. Apalagi jika mereka tinggal di area yang masih melangsungkan berbagai lomba.

Namun, bukan berarti orangtua tidak perlu mengajarkan makna di balik Hari Kemerdekaan itu sendiri pada anak. Ajarkanlah mereka arti kemerdekaan dan sedikit sejarah singkat Kemerdekaan Indonesia.

Menurut Mary Eames Ucci, direktur pendidikan dari Wellesley College Child Studi Center, orangtua bisa mengajarkan pada anak-anak yang lebih muda, Hari Kemerdekaan atau tanggal kemerdekaan itu sendiri, sebagai ulang tahun Indonesia. Sampaikan pada mereka bahwa pawai, kembang api, dan berbagai lomba adalah bentuk perayaannya.

"Seiring anak bertambah dewasa, mereka akan mulai memahami apa arti kemerdekaan," lanjutnya. "Ketika Anda merdeka, Anda akan mendapatkan banyak kebebasan, tapi juga banyak tanggung jawab."

Jadikan hal ini sebagai ritual tahunan. Ajak mereka meluangkan beberapa menit untuk merenungkan lalu mendiskusikan kontribusi apa yang ingin mereka berikan pada negaranya--dan dunia, saran Debra Condren, seorang ibu dan psikolog.

"Bantu mereka menemukan ide cara-cara jangka pendek dan jangka panjang tentang kontribusi yang bisa mereka berikan. Atau bisa juga mendukung isu yang diperjuangkan oleh para pahlawan," lanjutnya.

1 dari 2 halaman

Baca dan Kunjungi

Orangtua juga bisa mengajak anak mengunjungi monumen-monumen bersejarah yang ada di dekat tempat tinggal. Atau jika memungkinkan, siapkan perjalanan khusus untuk mengunjungi monumen bersejarah agar anak bisa belajar lebih langsung.

Jika hal tersebut tidak memungkinkan, orangtua bisa mengajak anak berkelana ke tempat-tempat bersejarah secara daring. Sekarang juga sudah banyak situs-situs yang bisa dikunjungi oleh anak untuk mempelajari sejarah bangsa.

Anak-anak juga bisa Anda ajak ke toko buku. Sekarang sudah banyak buku tentang sejarah Indonesia yang bukan buku pelajaran. Buku-buku ini bahkan disajikan dalam bentuk buku cerita, sehingga lebih menyenangkan untuk dibaca anak.

Artikel Selanjutnya
Makna Idul Adha di Mata Ketua DPR Setya Novanto
Artikel Selanjutnya
Pencipta Lagu Keluarga Cemara Gelorakan Kejujuran di Indonesia