Sukses

3 Kesalahan yang Kacaukan Tidur Bayi Baru Lahir

Liputan6.com, Jakarta Bayi yang baru lahir membutuhkan waktu tidur hingga delapan belas jam setiap hari. Ibu juga harus memahami, bayi baru lahir sangat senang tidur. Biarkan bayi tidur.

Dilansir dari Pregnancy Magazine, Selasa (15/8/2017), Elizabeth Pantley, penulis buku The No-Cry Sleep Solution for Newborns mengungkap, ada beberapa hal yang dapat mengganggu pola tidur alami bayi.

Orangtua harus menghindari hal-hal di bawah ini agar tidak mengganggu bayi tidur:

1. Mengejutkan bayi

Orangtua baru biasanya sangat responsif terhadap bayinya. Mereka cenderung sangat siaga dan mewaspadai tanda-tanda bayi terbangun.

Begitu orangtua mengira bayi terbangun, mereka segera mengganti popok, memeluk, dan memberi ASI. Terkadang rutinitas ini dilakukan tiap jam sepanjang malam.

Masalah yang tersembunyi di sini adalah bayi yang baru lahir suka membuat suara. Jangan berkali-kali cepat merespons dengan mengganti popok padahal sebenarnya bayi masih tertidur lelap. Bayi akan terbangun.

Sebaiknya, dengarkan baik-baik bayi saat membuat suara saat tidur. Jika bayi benar-benar terbangun dan lapar, beri ASI. Namun, jika ini adalah suara tidur, biarkan bayi terus terlelap.

2. Perhatikan tanda bayi lelah

Kebutuhan tidur bayi baru lahir didorong oleh naluri. Saat bayi Anda lelah, ia ingin tidur--tapi hanya bisa tertidur jika kondisi tubuhnya baik. Jika tidak, bayi tidak akan tertidur nyenyak yang bisa membuatnya rewel.

Pelajarilah tanda kelelahan pada bayi. Beberapa isyarat, seperti menguap dan rewel, atau tanda lainnya seperti tidak merespons orang dan mainan yang ditunjukkan atau berkedip mata berkepanjangan, bisa diberikan oleh bayi.

Begitu Anda mengetahui sinyal bayi, Anda bisa membuatnya tertidur begitu melihatnya. Kemudian bayi akan tertidur lebih mudah dan nyenyak.

3. Hindari saran yang buruk

Orang akan memberikan Anda saran terbaik cara merawat bayi baru lahir. Namun Anda tidak harus menelannya mentah-mentah. Anda perlu belajar dan mencari informasi lebih banyak karena saran tersebut bisa saja salah.

Menghabiskan waktu bersama bayi akan membuat orangtua mengenal dan memahami kebutuhan bayi dengan sendirinya. Lebih baik percayai insting Anda dibanding sekedar mendengarkan saran dari orang lain. *

Artikel Selanjutnya
Tulang Kepala Amblas, Bayi Ini Malah Diabaikan Orangtuanya
Artikel Selanjutnya
Bayi Berbobot Lebih dari 6 Kg Lahir di Kalimantan Barat