Sukses

5 Kesalahan Saat Coba Menurunkan Berat Badan

Liputan6.com, Jakarta Mengatur pola makan atau diet adalah cara paling sederhana untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Diet seimbang, olahraga minimal tiga kali seminggu, dan tidur nyenyak minimal 8 jam semalam merupakan gaya hidup sehat yang dapat kita terapkan ketika ingin menurunkan berat badan.

Diet yang terlalu ketat dapat menimbulkan beragam masalah, tidak hanya secara fisik, tapi juga psikologis. Untuk mendapatkan berat badan ideal sesuai keinginan, ada beberapa kebiasaan buruk yang harus dihindari saat diet, seperti yang dilansir dari laman Step to Health, Rabu (16/8/17).

1. Melewatkan sarapan

Tubuh terlepas dari masa istirahat yang lama. Karena itu, sarapan merupakan aktivasi metabolisme yang terjadi setelahnya. Begitu juga dengan aktivasi energi dan langkah pertama dari rutinitas.

Sayangnya, dalam upaya menurunkan berat badan, banyak orang melewatkan sarapan pagi. Hal ini justru akan memberikan efek sebaliknya. 

Melewatkan sarapan membuat nafsu makan lebih tak terjaga dan membuat usaha penurunan berat badan jadi semakin berat.

2. Mengikuti pola diet tak sehat

Tentu saja, diet terdiri dari makanan yang kita makan sepanjang hari. Rekomendasi pertama berkisar pada makan sehat, yang identik dengan diet seimbang. Entah itu untuk menurunkan berat badan atau menjaga diri dalam kondisi kesehatan yang optimal.

Kesalahan yang dibuat sehubungan dengan kebiasaan negatif ini mengacu pada penerapan diet yang tidak sehat. Seperti, hanya mengonsumsi jus buah, tidak makan sama sekali dalam waktu lama, dan lainnya.

Hal ini hanya memberikan janji kosong, dan membahayakan kesehatan orang-orang yang sangat ingin menurunkan berat badan mereka.

1 dari 2 halaman

3. Kurang Tidur

Salah satu prinsip dasar kebiasaan sehat adalah tidur nyenyak. Bila seseorang tidak tidur nyenyak atau merasa tidak beristirahat keesokan harinya kemungkinan akan merasa gelisah.

Hasrat untuk memakan semua jenis makanan sepanjang hari mungkin akan muncul, sehingga menimbulkan dampak negatif pada proses penurunan berat badan.  

4. Gaya hidup berantakan

Salah satu kebiasaan manusia yang paling merusak adalah menjalani gaya hidup yang tidak beraturan. Hal ini tidak hanya mempengaruhi usaha penurunan berat badan Anda, tapi juga dapat menciptakan kondisi yang berisiko penyakit kronis.

Salah satu yang paling besar risikonya adalah obesitas. Obesitas bisa menimbulkan berbagai komplikasi lain yang berujung kematian dini. World Health Organization (WHO) merekomendasikan berolahraga minimal tiga kali seminggu. (Michelle Tania)

Artikel Selanjutnya
Be Healthy: Hindari Efek Buruk dari Diet Yoyo
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi 3 Olahraga Bela Diri untuk Turunkan Berat Badan