Sukses

Diet Mediterania Mampu Ringankan Gejala Depresi

Liputan6.com, Australia Penderita depresi sering mengalami gejala, seperti mudah cemas, sedih berkepanjangan, hingga ada keinginan untuk bunuh diri. Untuk terlepas atau setidaknya mengurangi gejala tersebut, ada diet yang membantu meringankan gejala  depresi.

Diet yang dikenal dengan diet mediterania ini bisa memberikan efek positif sehingga seseorang yang depresi bisa berpotensi pulih, menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal BMC Medicine pada Februari 2017 lalu.

Diet mediterania berfokus pada sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian. Peneliti Australia menduga, diet yang lebih sehat ini dapat menurunkan peradangan di sekujur tubuh sehingga membantu metabolisme tubuh untuk melawan depresi.

"Jika kita tidak cukup makan makanan bergizi padat, seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, ikan. Tubuh bisa kekurangan gizi, antioksidan, dan serat. Hal ini berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh," tulis Felice Jacka, profesor psikiatri gizi dan direktur Food and Mood Centre di Deakin University, Australia.

Dilansir dari laman Today, Rabu (26/7/2017), tim peneliti mengamati 33 pasien yang menderita episode depresi berat. Mereka melakukan konseling selama satu jam dengan ahli diet klinis.

Pasien yang melakukan konseling diminta beralih ke diet mediterania. Mereka disarankan makan makanan kaya akan biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran. Kemudian menekankan konsumsi kacang-kacangan, ikan, daging merah, dan minyak zaitun.

Penelitian yang berlangsung selama 12 minggu menunjukkan, hampir sepertiga pasien (10 pasien) mulai sembuh dari gejala depresi.

Artikel Selanjutnya
Waspadai 5 Gejala Awal Sakit Ginjal
Artikel Selanjutnya
Hati-Hati, Konsumsi Protein Berlebih Berisiko Fatal