Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Verifikasi UmurStop Disini

Inilah yang Terjadi di Otak Saat Orgasme

Liputan6.com, Jakarta Saat mencapai puncak orgasme, Anda akan merasakan kepuasan seksual. Efek orgasme ini ternyata berkaitan pada otak. Apa yang terjadi di otak saat Anda orgasme?

Menurut penelitian yang dilansir dari Romper, Kamis (13/7/2017), rangsangan klitoris dan vagina juga dapat merangsang bagian otak. Hal ini dapat membuat beberapa bagian tubuh ikut terangsang sekaligus memunculkan orgasme yang lebih menyenangkan.

Saat Anda atau pasangan saling merangsang bagian sensitif tubuh, maka hippocampus (area otak yang mengingat memori) menjadi aktif. Selanjutnya rangsangan tersebut juga memicu amigdala (area otak yang mengatur emosional dan perasaan).

Ketika Anda mulai mengalami orgasme, otak serebelum (otak kecil) memicu ketegangan di berbagai bagian tubuh (seperti paha, bokong, dan perut), sedangkan korteks frontal (otak besar) akan merangsang lebih banyak fantasi seksual.

Artinya, proses yang terjadi pada otak saat orgasme ini membuat Anda merasakan kenikmatan dan kesenangan, yang diikuti tindakan seperti menggigit atau menarik rambut saat orgasme.

Hal yang terjadi selanjutnya, hipotalamus (otak yang mengendalikan fungsi tubuh) melepaskan oksitosin (hormon cinta), yang menyebabkan kontraksi rahim sehingga menghasilkan sensasi orgasme.

 

 

Artikel Selanjutnya
Selama Ereksi, Ini yang Terjadi pada Penis
Artikel Selanjutnya
5 Gangguan Seksual Aneh pada Pria