Sukses

Studi Buktikan Orang Indonesia Malas Jalan Kaki

Liputan6.com, Jakarta Jalan kaki termasuk olahraga sederhana yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja. Gaya hidup yang serba praktis juga membuat sebagian besar orang enggan jalan kaki. Di beberapa negara, kebiasaan malas jalan kaki ini juga didukung keterbatasan waktu atau fasilitas jalan kaki yang tidak memadai.

Rendahnya aktivitas jalan kaki ternyata disurvei para peneliti Stanford University, Amerika Serikat. Mereka meneliti rata-rata langkah kaki dari penduduk di seluruh dunia. Yang paling mengejutkan, Indonesia termasuk negara yang paling malas jalan kaki.

Rata-rata orang Indonesia hanya melangkahkan kaki sebanyak 3.513 per hari. Tak ayal, jumlah tersebut menempatkan Indonesia berada di peringkat 31 dari 46 negara lain.

Hong Kong merebut peringkat pertama sebagai negara yang paling rajin jalan kaki, dengan rata-rata 6.880 langkah kaki per hari. Tiongkok berada di posisi kedua dengan 6.188 langkah per hari.

Singapura berada di urutan kesembilan dengan 5.674 langkah per hari, ditulis dari Coconuts, Kamis (13/7/2017).

Indonesia masuk peringkat sebagai negara yang paling malas jalan kaki. (Foto: printscreen Standford University)

Studi ini menggunakan data dari ponsel pintar yang dilengkapi alat accelerometer yang bisa mengukur jumlah langkah kaki penggunanya.

Peneliti menganalisis kebiasaan jalan kaki dari 717.000 pria dan wanita dari 111 negara selama 95 hari. Hasil penelitian dibuat menjadi 46 peringkat negara, yang mana peneliti memperoleh data dari 1.000 peserta.

Studi yang berjudul Large-scale physical activity data reveal worldwide activity inequality diterbitkan di jurnal Nature pada 10 Juli 2017. 

 

 

Artikel Selanjutnya
Ternyata Jalan Kaki Lebih Banyak Membakar Lemak dari Berlari
Artikel Selanjutnya
Jalan Kaki atau Lari, Mana yang Lebih Banyak Bakar Lemak?