Sukses

Pengidap Kanker Payudara Meninggal Usai Melihat Putrinya Lulus

Liputan6.com, New York, Amerika Serikat Seorang ibu asal New York, Amerika Serikat, yang tengah berjuang melawan kanker meninggal dalam damai. Dua hari sebelum meninggal, dia berkesempatan menyaksikan kelulusan SMA putrinya, Samantha.

Patricia Parrotte, 55 tahun, didiagnosis mengidap kanker payudara stadium tiga dan penyakit auto-imun pada November 2016. Dia pun menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Vermont.

Pada April 2017, dokter mengatakan kepada keluarga Patricia bahwa kanker payudara tersebut menyebar ke tulang belakangnya. Kondisi yang semakin parah, tak lantas memupuskan harapannya untuk melihat langsung acara kelulusan putri kesayangannya.

Berkat upaya Champlain Valley Technical Center dan para administrator SMA Samantha, Patricia dapat menyaksikan upacara kelulusan melalui layar video, yang dibawa ke tempat tidurnya.

Sebelum meninggal, ibu yang menderita kanker payudara menyaksikan putrinya lulus. (Foto: printscreen AP)

"Ketika saya sedang mengikuti upacara kelulusan. Saya merasa seperti tiba-tiba ibu saya hadir,” kata Samantha, dikutip dari New York Post, Kamis (28/6/2017).

Suami Patricia, Todd, mengatakan, dirinya bersyukur melihat istrinya bisa menyaksikan upacara kelulusan Samantha.

Samantha berhasil lulus sambil disaksikan ibunya yang menderita kanker payudara. (Foto: printscreen AP)

Upacara kelulusan Samantha digelar pada Selasa (20/6/2017). Ia mengatakan, ia tahu ibunya ada bersamanya saat memperoleh penghargaan sebagai siswa berprestasi.

"Saya tahu, ibu masih bersama saya. Dia ingin saya hadir ke upacara kelulusan meski ibu lagi dirawat di rumah sakit,” ujarnya.

Artikel Selanjutnya
Waspadai 5 Kondisi yang Bisa Jadi Petanda Kanker Paru
Artikel Selanjutnya
Idap Demensia Langka, Pelatih Ski Ini Butuh Perawatan 24 Jam