Sukses

Minum Air Putih Tak Harus 8 Gelas Setiap Hari

Liputan6.com, Jakarta Kebanyakan pakar kesehatan menyarankan kita minum air putih sebanyak delapan gelas sehari. Namun, bagaimana kalau kita tidak minum delapan gelas sehari, atau sudah tepatkah takaran itu?

Kebutuhan cairan tubuh bisa berubah karena Anda berolahraga, iklim, kondisi kesehatan, kehamilan, dan menyusui, menurut Mayo Clinic.

Alhasil, kebutuhan minum air putih sebanyak delapan gelas sehari belum tentu cocok direkomendasikan bagi tiap orang.

"Manusia, seperti halnya hewan memiliki seperangkat kontrol fisiologis yang membuat tubuh merasa haus sehingga Anda harus minum. Pertanda, Anda perlu menjaga asupan cairan," kata ahli diet Sharon Palmer, dikutip dari Business Insider, Selasa (13/6/2017).

 

 

Artinya, bila tubuh membutuhkan lebih banyak air putih, Anda seharusnya juga tahu. Kebutuhan air putih untuk tubuh juga bisa dilihat dari urine.

Jika urine Anda berwarna sangat gelap atau seperti warna kuning jus apel, itu tanda Anda membutuhkan lebih banyak air, kata ahli diet Andy Bellatti.

Sementara itu, urine berwarna kuning pucat, seperti limun artinya Anda sudah cukup minum air putih.

Anda juga perlu meningkatkan asupan cairan pada hari-hari yang panas atau kapan pun saat berolahraga. Harvard Medical School merekomendasikan, minum air putih sebanyak dua sampai tiga cangkir per jam saat Anda berkeringat.

Saksikan Live Streaming Jakarta Fashion Week 2018

Tutup Video
Artikel Selanjutnya
Usai Konsumsi Minuman Manis, Kenapa Masih Haus?
Artikel Selanjutnya
7 Manfaat Hebat Dari Rajin Minum Air Hangat Pagi Hari