Sukses

Obat Termahal di Dunia Ini Atasi Kelainan Bawaan Fatal

Liputan6.com, Amerika Serikat Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat pada Kamis, 27 April 2017 memberi persetujuan untuk obat Brineura yang diproduksi BioMarin Pharmaceutical Inc. Brineura dikategorikan salah satu obat termahal di dunia. Harganya mencapai lebih dari US$ 700 ribu per tahun atau setara Rp 9,3 miliar.

Meskipun obat ini tampak tidak masuk akal bagi banyak orang, Brineura adalah obat pertama yang diproduksi untuk mengobati penyakit Batten yang langka.

Batten merupakan penyakit kelainan bawaan fatal dari sistem saraf yang biasanya dimulai pada masa kanak-kanak.

Obat ini akan digunakan pada pasien yang menderita lipofuscinosis neuronal neuronal tipe 2 CLN2--penyakit jenis Batten--berupa kekurangan protease asam (enzim yang mengurai protein).

BioMarin memperkirakan, antara 1.200 sampai 1.600 anak di seluruh dunia terkena penyakit ini, khususnya anak-anak yang tinggal di luar Amerika Serikat (85 persen).

Gejala yang terjadi akibat penyakit ini, dari kejang-kejang sampai kehilangan penglihatan. Pada tahap yang lebih parah, anak akan hanya akan terbaring di tempat tidur.

Obat tersebut untuk anak-anak yang berusia minimal 3 tahun, seperti dikutip dari Digital Journal, Selasa (6/13/2017).

Namun, tak perlu khawatir. Pasien tidak akan membayar harga penuh karena diskon dan program bantuan pasien. BioMarin, seperti perusahaan obat lain, berfokus pada penyakit dan kelainan langka.

 

Artikel Selanjutnya
Sembuhkan Penyakit Paru-Paru dengan Daun Cocor Bebek
Artikel Selanjutnya
STEVITY, Alat Pintar Pemantau Penyakit Jantung Bawaan