Sukses

Tak Punya A5, Pasien RSCM Kecewa Gagal Nyoblos Pilkada DKI 2017

Liputan6.com, Jakarta Sambil duduk di kursi roda, seorang pasien yang sudah tua menyayangkan dirinya tidak bisa ikut berpartisipasi dalam Pilkada DKI 2017 putaran kedua. Ia tidak bisa menyoblos di TPS 15 Kelurahan Kenari yang bertempat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta hari ini, Rabu, 19 April 2017.

"Saya masuk kemarin sore untuk dirawat di RSCM. Saya memang punya C6 untuk memilih tapi saya tidak punya A5 (formulir perpindahan). Akhirnya, saya belum bisa nyoblos sekarang. Ini bagaimana solusinya, saya bisa atau tidak nyoblos?" ujar Bapak asal Duren Sawit Jakarta yang enggan disebut namanya. 

Pasien ini kecewa tak bisa menggunakan hak suaranya pada Pilkada DKI 2017 putaran kedua karena tak memiliki formullir A5

Sang bapak menekankan, perpindahan dirinya dari TPS Duren Sawit, tempatnya tinggal memang tidak direncanakan. Ia juga tidak sempat mengurus perpindahan surat untuk menyoblos.

Fadli, petugas TPS 15 Kelurahan Kenari, Kecamatan Senen, Jakarta menanggapi hal tersebut.

"Prosedur sudah tertulis bahwa formulir A5 (surat perpindahan dari TPS asal) bisa diperoleh warga pada H-3. Tapi khusus pasien maupun keluarga pasien, formulir A5 bisa diperoleh pada H-1. Perpindahan TPS untuk menyoblos pun harus di kelurahan terdekat. Artinya, Bapak bisa mengurus ke kami langsung (TPS 15 Kenari) kalau Bapak ingin menyoblos di sini," jelas Fadli kepada sang bapak. 

Pasien RSCM ini kecewa tak bisa mencoblos di Pilkada DKI 2017 karena tak punya formulir A5

Fadli juga menambahkan, petugas TPS 15 Kenari menunggu pasien atau keluarga pasien yang ingin pindah lokasi menyoblos sampai pukul 23.59 malam tadi.

"Pasien Bapak yang bersangkutan tadi seharusnya sudah punya perencanaan matang saat dia masuk dirawat untuk kemoterapi. Sayangnya, sesuai peraturan, karena Bapak tersebut tidak punya A5, maka dia tidak bisa menyoblos di sini. Dia baru bisa menyoblos di TPS kelurahan tempatnya tinggal. Itu pun kalau dia memang diperbolehkan untuk pulang oleh dokternya," kata Fadli.

  • Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017 akan berlangsung pada Februari 2017 diikuti tiga calon gubernur Agus Yudhoyono, Anies Baswedan, dan Basuki T. Purnama
    Pilkada DKI 2017
Artikel Selanjutnya
Meninggal karena Jaga Lebaran, Seberat Itu Tugas Dokter Anestesi?
Artikel Selanjutnya
Dokter Anestesi Meninggal Dunia Setelah Berjaga di Lebaran