Sukses

Wanita Perlu Waspadai 6 Gejala Serangan Jantung Ini

Liputan6.com, Jakarta Gejala serangan jantung sering kali tidak disadari karena begitu samar. Menurut data statistik Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan RI, 19,1 persen dari 41.590 kematian di Indonesia disebabkan oleh penyakit jantung dan koroner.

Gejala serangan jantung terutama harus diwaspadai para kaum hawa karena tidak selalu sama seperti pria.

"Serangan jantung bisa terjadi tanpa rasa sakit di bagian dada, terutama pada wanita," menurut C. Noel Bairey, MD dari Barbra Streisand Women's Heart Center di Los Angeles.

Para wanita perlu mencermati gejala-gejala serangan jantung yang mungkin diabaikan.

Melansir dari Womansdays, Jumat (17/3/2017) terdapat enam tanda yang perlu diketahui terjadinya indikasi serangan jantung.

1. Pusing

Terkadang serangan jantung tidak selalu membuat orang tiba-tiba hilang kesadaran atau pingsan. Kondisi serangan jantung dapat menurunkan aliran darah yang dibawa oksigen ke bagian jantung dan otak akibatnya membuat kepala merasa pusing atau sakit kepala.

2. Rasa sakit pada bagian tubuh atas
Serangan jantung dapat ditandai dengan rasa sakit atau rasa tidak nyaman di bagian punggung, lengan, bahu, leher, atau pun rahang.

Hal ini disebabkan karena jantung tidak memiliki batasan jumlah saraf sehingga dapat berbagi dengan saraf yang terhubung dengan bagian tubuh lainnya. Bahkan untuk beberapa orang yang mengalami serangan jantung juga dapat merasakan sakit pada bagian gigi. 

 

1 dari 2 halaman

Kelelahan

3. Kelelahan

Kelelahan bisa menjadi tanda serangan jantung yang biasa terjadi pada wanita.

Serangan jantung mengkaibatkan rasa lelah karena tekanan yang berat oleh jantung untuk memompa darah sedangkan di bagian tubuh tertentu terjadi penyumbatan di bagian darah.

Bila wanita kerap kali merasa lelah atau lebih lemah tanpa alasan tertentu bahkan saat tidak melakukan apapun, hal ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah pada tubuh.

4. Berkeringat

Keringat dingin atau pun keringat berlebih selain karena olahraga bisa menjadi tanda awal dari penyakit pada jantung.

Ketika terdapat penyumbatan di aliran darah, hal tersebut dapat memperberat kinerja jantung. Pengerahan usaha yang berlebih dari jantung dapat membuat keringat muncul untuk menjaga agar temperatur tubuh lebih rendah. Gejala keringat dingin apalagi saat tidur sering diasumsikan sebagai efek menopause padahal kondisi tersebut juga bisa menjadi potensi serangan jantung.

5. Napas pendek atau sesak napas

Saluran pernapasan dan jantung merupakan organ tubuh yang saling berdekatan. Jantung memompa darah dan dapat mensirkulasi organ tubuh sama halnya untuk mendapat oksigen dari bagian paru-paru. Namun ketika jantung tidak dengan baik memompa darah hal ini juga dapat menyulitkan saat bernapas.

6. Mual

Rasa mual yang terjadi kerap kali diasumsikan sebagai gejala flu. Namun, rasa mual juga bisa jadi sinyal adanya indikasi serangan jantung.

Selain rasa mual akibat gangguan dalam sistem pencernaan, muntah pun bisa menjadi pertanda dari serangan jantung. (Aida Tifani)