Sukses

Perhatikan Aturan Ini agar Aman Saat Naik Lift

Liputan6.com, Jakarta Dalam beberapa bulan terakhir, insiden lift jatuh kerap terjadi di Indonesia. Yang terkini, kecelakan lift jatuh terjadi di pusat berbelanjaan Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017). Lift tersebut jatuh dari lantai 7 ke lantai dasar.

Pihak kepolisian dari Polres Jakarta Selatan yang melakukan olah TKP menduga lift jatuh karena kelebihan muatan. Kapasitas lift yang terbatas itu disesaki oleh para jemaah yang baru saja menunaikan salat Jumat.

Seharusnya lift merupakan salah satu alat angkut yang paling aman. Namun insiden serupa terjadi pada Juni 2016 lalu. Sebuah lift di Rumah Sakit Fatmawati terjatuh akibat kelebihan beban. Kapasitas maksimal lift yang hanya mencapai 11 orang itu disesaki oleh 12 penumpang.

Agar tak mengalami insiden yang sama, penting untuk kita memahami aturan keamanan penggunaan lift. Berikut informasi yang perlu Anda pahami terkait kemananan menggunakan lift, dilansir dari laman Neii.org, Jumat (17/3/2017):

Aturan ketika memasuki lift

- Beri ruang bagi penumpang yang akan keluar sebelum Anda memasuki lift

- Perhatikan langkah Anda, lantai lift bisa jadi tak berada posisi sejajar dengan lantai di mana Anda berada

- Jangan berdiri menutupi pintu lift dan hindari pakaian atau barang bawaan Anda menghalangi pintu lift

- Pastikan anak serta peliharaan dalam jangkauan

- Penumpang yang berada dekat pintu harus memberi ruang bagi penumpang lift yang akan keluar

- Tekan tombol pembuka pintu lift bila ada banyak penumpang yang akan keluar atau masuk lift

- Jangan pernah mencoba menghentikan pintu lift yang menutup

- Ketika sampai pada lantai tujuan, tekan cepat tombol lantai tujuan Anda dan beri ruang bagi penumpang lain untuk bergeser tempat

Aturan ketika berada di dalam lift

- Berpeganglah pada pegangan tangan yang tersedia di dalam lift, jika ada

- Berdirilah di samping dinding lift

- Perhatikan indikasi lantai tujuan pada pintu lift

- Jika pintu tak membuka saat lift mencapai lantai tujuan, tekan tombol pembuka pintu

Aturan ketika keluar dari lift

- Segera keluar dari lift saat sampai di lantai tujuan. Jangan biarkan penumpang lain mengantre di belakang Anda

- Jangan mendorong orang di depan Anda ketika akan keluar lift

- Perhatikan langkah Anda, posisi lantai lift bisa jadi belum sejajar dengan lantai tujuan

Aturan saat kondisi darurat di lift

- Jangan panik jika lift Anda terhenti di tengah-tengah antara satu lantai dengan lantai lainnya. Ada cukup banyak udara di dalam lift

- Jangan memanjat keluar dari atap lift

- Gunakan alarm atau tombol bantuan, telepon atau intercom yang tersedia di lift untuk meminta bantuan

- Tunggulah hingga bantuan datang dan jangan mencoba meninggalkan lift yang belum berhenti secara normal

- Lampu darurat akan muncul ketika ada masalah pada lift. 

 

1 dari 2 halaman

Jika terjebak dalam lift

Apa saja yang perlu Anda lakukan ketika mengalami peristiwa darurat seperti terjebak dalam lift?

1. Tekan tombol "Door Open"

Saat Anda berada dekat lantai tujuan, biasanya pintu akan terbuka. Anda bisa keluar dengan tenang sambil tetap berhati-hati. Pastikan Anda memperhatikan langkah karena letak lift bisa jadi tak sejajar dengan lantai tujuan.

2. Tetap tenang

Bila pintu lift tak juga terbuka, Anda tetap dalam keadaan aman. Jangan berusaha keluar dari lift. Tunggu hingga tim penolong tiba. Meskipun udara di lift terasa sedikit hangat, tetap ada cukup sirkulasi udara di lift.

3. Tekan alarm atau tombol bantuan, serta gunakan semua sistem komunikasi yang ada

- Tekan tombol alarm dan tunggu hingga ada yang merespons Anda

- Pada model lift baru, biasanya dilengkapi tombol telefon untuk menggantikan tombol alarm. Ketika ditekan, tombol ini akan menghubungkan Anda dengan pihak terkait

- Beberapa lift dilengkapi dengan sistem pengeras suara atau telefon yang memungkinkan Anda berkomunikasi dengan pengelola gedung atau tim penyelamat.

4. Santai dan jangan memaksa keluar dari lift

- Memaksa keluar dari lift yang macet sangatlah berbahaya. Tunggulah tim penyelamat datang

- Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah tetap tenang, nyaman, dan menunggu bantuan tim penyelamat

- Anda mungkin merasa kurang nyaman tapi yakinlah bahwa Anda tetap dalam keadaan aman.

 

Artikel Selanjutnya
Begini Cara Instalasi Audio Mobil yang Aman
Artikel Selanjutnya
Menhub: Motor Dilarang Lewat Sudirman Bukan Diskriminasi