Sukses

9 Kebiasaan Orang dengan Kecerdasan Emosional Tinggi

Liputan6.com, Jakarta Kesuksesan hidup tak hanya dipengaruhi faktor kecerdasan inteligensia, tapi juga kecerdasan emosional (emotional intelligence / EQ) yang tinggi. Banyak orang yang berhasil mencapai kesuksesan dalam hidup karena memiliki kecerdasan emosional tinggi walau kecerdasan intelegensia (intellectual intelligence / IQ) biasa saja.

Kecerdasan emosional yang dimiliki seseorang mempengaruhi perilaku, kehidupan sosial, serta keputusan dalam melakukan sesuatu, seperti dikatakan penulis buku Emotional Intelligence 2.0, Dr. Travis Bradberry.

Apakah Anda termasuk orang dengan kecerdasan emosional tinggi? Menurut Travis, orang dengan kecerdasan emosional tinggi memiliki beberapa kebiasaan berikut, seperti mengutip Huffington Post, Kamis (16/3/2017).

1. Berpikir positif

Saat seseorang dengan kecerdasan emosional yang tinggi melihat berita tentang konflik politik, disusul dengan adanya penguasaan kekuasaan, ekonomi melemah, ditambah lagi bencana alam, hal itu tidak akan membuatnya panik. Orang-orang ini mampu mengontrol emosi untuk fokus pada apa yang sedang dilakukan.

Orang yang optimistis dalam menjalani kehidupan seperti ini, menurut penelitian, cenderung lebih sehat fisik dan jiwa dibanding yang pesimistis. Tak heran bila pekerjaan di kantor hasilnya amat baik.

2. Mampu mendeskripsikan perasaan

Semua orang memiliki emosi, tapi pada orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi mereka mampu mendeskripsikan dirinya sedang mengalami apa. Misalnya bukan menjawab sedih, tapi tersinggung, kesal, frustrasi atau hal lainnya.

"Mereka tahu diri sendiri, sehingga mampu mengidentifikasi apa yang sedang dirasakannya," kata Travis.

3. Asertif

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi mampu mengkomunikasikan apa yang diinginkan dan dipikirkan, tapi tetap dengan cara sopan dan empati terhadap lawan bicara.

Kombinasi hal ini mampu membantunya dalam menangani konflik-konflik yang sering terjadi dalam hidup.

4. Ingin tahu akan orang lain

Baik sosok introvert maupun ekstrovert, orang dengan kecerdasan emosional tinggi penasaran akan orang lain di sekitarnya. Rasa ingin tahu terhadap orang lain yang menimbulkan empati.

 

1 dari 2 halaman

Membuat kehidupan terasa menyengkan

5. Mereka memaafkan kesalahan, tapi tidak melupakan kesalahan yang orang lain perbuat

Orang dengan kecerdasan emosional tinggi tidak pendendam, sehingga saat orang lain berbuat salah akan memaafkan. Meski memaafkan, kesalahan yang diperbuat orang itu tidak dilupakannya.

Inilah hebatnya orang dengan kecerdasan tinggi. Mereka memaafkan karena tahu bila stres memikirkan kesalahan yang orang lain perbuat, hal itu malah bisa membuat dirinya terganggu.

6. Orang lain tidak bisa merenggut kebahagiaannya

Mereka tidak akan membiarkan ada orang yang membatasi rasa bahagiannya. Sehingga ketika orang dengan kecerdasan emosional merasa pekerjaan yang telah dilakukannya baik, dirinya tidak akan terganggu akan opini miring dari orang lain.

7. Membuat kehidupan terasa menyenangkan

Orang ini tahu betul apa yang membuat mereka bahagia dan selalu membawa kebahagiaan ke dalam kehidupan. Jadi, mereka bisa membuat pekerjaan monoton mnejadi seru dan bisa melakukan hal yang disukai walau sibuk.

"Mereka tahu dengan 'menyuntikkan' semangat kebahagiaan, bisa jadi senjata dalam melawan stres yang ada," kata Travis.

8. Jarang tersinggung

Mereka tahu betul siapa dirinya, sehingga jarang tersinggung jika ada perkataan orang lain yang tidak sesuai harapan. Karena dalam kehidupannya mereka memang sosok yang percaya diri dan terbuka pikirannya.

9. Tidak membicarakan hal negatif

Bila Anda ingin mengembangkan diri menjadi sosok yang memiliki kecerdasan emosional tinggi, setop berbicara hal negatif. Dengan memilih berpikir positif, membantu Anda jadi lebih rasional dalam menghadapi masalah di kehidupan.

Dari sembilan kebiasaan di atas, apakah Anda termasuk memiliki kecerdasan emosional tinggi?

Artikel Selanjutnya
Lakukan Hal Ini Jika Ingin Anak Jadi Orang Sukses
Artikel Selanjutnya
Melakukan Kegiatan Seni di Usia Tua Bisa Cegah Pikun