Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Penyebab Seks Masih Menyakitkan Meski Sudah Lama Menikah

Liputan6.com, Jakarta Banyak wanita diam-diam mengalami ketidaknyamanan selama berhubungan seks. Namun banyak di antara mereka yang menyembunyikan dari pasangan dan terlalu malu untuk menanyakan pada dokter.

Seorang ginekolog dari Rumah Sakit Birmingham City, Dr Gabrielle Downey menawarkan saran. "Ada penjelasan sederhana bagi wanita yang merasa tidak nyaman saat bercinta," katanya.

Pertama-tama, perhatikan apakah sakit itu di pintu masuk vagina atau jauh di dalam saat penetrasi.

Nyeri pada pintu masuk vagina

Nyeri pada pintu masuk vagina biasanya disebabkan oleh infeksi. Dalam kasus ini, dokter harus mengambil sampel untuk mengetahui penyebabnya,

"Penyebab umum seperti gangguan kulit seperti lichen sclerosus (munculnya kulit putih yang lebih tipis dari normal), kelainan kulit seperti eksim, penggunaan krim steroid, dan vestibulitis (peradangan pada selubung akar rambut )," katanya, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (15/3/2017).

Menurut Downey, kasus vestibulitis sering terlewat. Hal ini ditandari dengan rasa sakit yang hebar saat penetrasi, rasa terbakar dan nyeri masih terasa setelah berhubungan seks. Hal ini akan menyebabkan wanita tidak mau berhubungan seks dan menghindari tampon. 

 

Nyeri di dalam vagina

Nyeri di dalam vagina

Hal ini mungkin disebabkan oleh kandung kemih dan uretra atau selaput dara yang kaku.

Kemungkinan lain, nyeri juga disebabkan oleh kurangnya kelenjar bartholin, yang merupakan kelenjar yang membuat lendir untuk pelumasan saat berhubungan seks.

Selaput dara yang kaku, kata Downey, bisa diperbaiki dengan operasi sederhana. Namun jika masalahnya pada bartholins, bisa dibantu dengan antibiotik atau operasi untuk membuka pintu masuk dan memungkinkan cairan lebih banyak.

Nyeri mendalam di sekitar organ panggul

Nyeri di leher rahim, rahim, tabung, ovarium dan jaringan sekitarnya biasanya disebabkan oleh infeksi, dan dokter harus mencari penyebabnya. Infeksi panggul yang tidak diobati dapat menyebabkan kemandulan, jadi penting untuk mengetahui pemicunya.

Kondisi lain juga biasa disebut endometriosis (jaringan rahim di luar rahim). Kondisi ini hanya dapat didiagnosis dengan prosedur yang disebut laparoskopi. 

Dokter juga bisa menduga adanya kista ovarium. Sebab kondisi ini sering datang tanpa gejala. 

Fibroid (enjolan jinak pada otot rahim) juga dapat menyebabkan rasa sakit saat berhubungan seks. 

Hal yang sama berlaku jika rahim membungkuk ke belakang, yang dialami 20 persen perempuan di Inggris. Kondisi ini tidak membutuhkan operasi, tetapi jika itu dilakukan itu disebut ventrosuspension.

Nyeri di sepanjang saluran genital dapat disebabkan oleh infeksi (penyakit radang panggul). 

Setelah menopause

Pada wanita pasca-menopause, nyeri saat berhubungan seks dapat disebabkan oleh kurangnya estrogen atau alat pencegah kehamilan.

 

 

Artikel Selanjutnya
Berhubungan Seks Saat Menstruasi Picu Kemandulan dan Kematian
Artikel Selanjutnya
Terkadang Seks Menyakitkan bagi Wanita, Kenapa?