Makanan yang Membuat Perut Buncit

  • Berita
  • 0
  • 30 Jul 2010 09:16
Liputan6.com, Jakarta: Mengkonsumsi cemilan menjadi kebiasaan kita sehari-hari. Diwaktu senggang atau tengah menonton film di bioskop. tapi tahukah Anda ada beberapa jenis makanan yang akrab dengan keseharian kita, ternyata menjadi penyebab mengapa perut kita menjadi melar. Membuncitnya perut kerapkali hanya bersifat sementara, akibat rasa kembung setelah mengonsumsi makanan tersebut.

Lebih parah jika kandungan pada makanan tersebut bisa mengakibatkan gangguan kesehatan jika dikonsumsi berlebihan. Berikut adalah tiga jenis makanan yang menurut Kathy McManus, RD, direktur departemen nutrisi di Brigham and Women’s Hospital di Boston, bisa menyebabkan perut kita buncit:

Popcorn
Cemilan yang berbahan dasar jagung ini sebenarnya cukup sehat, karena kadar seratnya tinggi dan rendah kalori. Menjadi tidak sehat karena dalam makanan ini ada tambahan lemak jenuh seperti mentega atau garam. Kadar garam yang tinggi pada popcorn bisa membuat perut kembung akibat retensi air. Dalam jangka panjang, paduan garam dan lemak bisa meningkatkan kolesterol, yang kelak menimbulkan risiko penyakit jantung (seperti serangan jantung atau stroke).

Kecap
Satu sendok makan kecap rata-rata mengandung 1.000 mg sodium. Artinya, kandungan garam pada kecap terbilang cukup tinggi. Nah, sama seperti popcorn, kadar garam yang tinggi bisa mengakibatkan penyimpanan air yang menyebabkan perut kembung.

Meskipun demikian, para peneliti mengatakan bahwa ketika Anda menggantikan garam dengan kecap untuk membumbui masakan, Anda bisa mengurangi kandungan sodiumnya secara total hingga 50 persen. Menurut teori para peneliti tersebut, cita rasa dan aroma kecap yang semakin kompleks mampu menciptakan sensasi rasa asin. Dengan demikian, Anda tetap dapat menikmati hidangan tanpa terlalu banyak tambahan garam.

Buah-buahan kering
Buah-buahan kering yang kerap ditambahkan pada oatmeal memang tinggi kadar seratnya, namun kadar gulanya juga cukup tinggi. Kandungan kalori dan gulanya bahkan lebih banyak daripada buah segar. Hal ini disebabkan rasa asam pada buah seperti cranberry, blueberry, atau strawberry, sehingga gula ditambahkan untuk mengalahkan rasa asam tersebut.

Penyebab lain mengapa buah kering mengandung kalori lebih tinggi adalah karena proses dehidrasi yang memindahkan banyak kandungan air yang ada pada buah tersebut. Kandungan air itu yang menyebabkan buah segar berukuran lebih besar daripada buah kering. Jadi, ketika buah dikeringkan, Anda butuh potongan lebih banyak untuk mencukupi porsi yang dibutuhkan.

Contohnya saja, sebutir anggur dan sebutir kismis memiliki 7 kalori. Namun secangkir anggur hanya mengandung sekitar 60 kalori, sedangkan secangkir kismis mengandung 400 kalori! Hal ini tidak terjadi karena perusahaan kismis menambahkan gula, tetapi karena tanpa air, kismis jadi mengerut dan menyisakan banyak ruang pada cangkir yang Anda gunakan.

Semakin banyak kismis yang termuat dalam satu cangkir, membuat secangkir kismis menyediakan lebih banyak gula dan kalori daripada secangkir anggur. Namun, intinya, selama Anda tidak makan berlebihan dan selalu mengingat apa yang membuat makanan tersebut tidak sehat, Anda tentu akan terhindar dari ancaman kesehatan yang mengikutinya. (Reutr/KTKI)
Comments 0
Sign in to post a comment
Terpopuler