Sukses

Pentingnya Mengajari Anak untuk Berani Ikut Kompetisi

Liputan6.com, Jakarta Untuk meningkatkan keberanian anak, mengajaknya ikut kompetisi perlu dilakukan. Seperti yang dilakukan anak-anak di acara Kidea Championship 2017, yang diikuti anak-anak dari 12 cabang Kidea Presschool & Kindergarten di Jakarta dan sekitarnya.

"Lewat Kidea Championship 2017 yang bertema Together We Are Stronger, anak-anak bisa memilih kompetisi apa yang dikuti, mau kompetisi melukis atau menyanyi. Seluruh anak dari 12 cabang sebisa mungkin harus berpartisipasi. Jadi, kami mewadahi mereka untuk mengembangkan minat dan bakat. Di Kidea Presschool & Kindergarten Cawang ini saja, dari 335 siswa, yang ikut berpartisipasi ada 300 siswa," kata Director Kidea Presschool & Kindergarten Nonny Trika.

Ketika berbincang dengan Health-Liputan6.com di Kidea Presschool & Kindergarten Cawang, Jakarta pada Sabtu (11/3/2017), Nonny melanjutkan, partisipasi anak untuk menunjukkan rasa kompetisi yang positif.

"Kami selalu mengajarkan kepada anak-anak bahwa berani maju ke atas (panggung) itu sudah berani. Berani berkompetisi dengan teman-teman lain. Walaupun yang namanya kompetisi itu pasti ada menang dan kalah. Tapi kami juga menekankan, tiap anak yang maju ke atas adalah pemenangnya. Intinya, anak yang menang ya senang, yang kalah pun juga tetap senang," lanjut Nonny.

Tiap anak yang maju ke panggung adalah pemenangnya. (Foto: Liputan6.com/Fitri Haryanti Harsono)

Acara yang berlangsung di Kidea Presschool & Kindergarten Cawang pada 11-12 Maret 2017 ini tak hanya dipenuhi oleh anak-anak dan guru-guru pembimbing kelasnya saja.

Para orangtua juga mendampingi anak-anak dan ikut mendukung anak saat anak ikut kompetisi.

Ada empat kategori kompetisi meliputi seni (mewarnai, melukis), akademik (cerdas cermat, kuis bahasa Inggris, bahasa Mandarin), talent (fashion show, modern dance), dan olahraga.