Sukses

4 Hewan Peliharaan yang Tidak Memicu Terjadinya Alergi

Liputan6.com, Jakarta Ahli alergi dari Amerika Serikat, Mitchell Grayson MD, menyarankan orang-orang yang ingin membeli atau mengadopsi hewan peliharaan untuk terlebih dahulu melakukan konsultasi dengan dokter kulit.

Langkah tersebut dilakukan guna mencari tahu apakah Anda alergi pada hewan peliharaan tertentu. Sehingga dokter kulit bisa merekomendasikan kepada Anda hewan peliharaan yang tidak memicu munculnya alergi.

Berikut daftar hewan peliharaan yang ramah alergi, seperti yang disarankan Mitchell Grayson, dikutip dari situs Parents pada Sabtu (4/3/2017)

Bettas dan goldfish

Anak-anak dijamin langsung jatuh hati saat pertama kali melihat ikan lucu dan menggemaskan ini. Hewan peliharaan yang disebut dapat mengenali pemiliknya ini, memang tidak memicu alergi. Namun, Anda perlu memerhatikan kebersihan kolam atau akuarium.

Menurut Mitchell, bukan ikannya yang dapat memicu munculnya alergi, melainkan jamur dan lumut yang dapat melepaskan spora ke udara.

"Pada beberapa orang dapat memicu reaksi alergi," ujarnya.

Bearded dragon

Reptil ini mudah berinteraksi dengan manusia. Reptil tidak menyebabkan alergi. Reptil tidak memiliki bulu yang dapat memicu alergi.

Namun, reptil dapat membawa salmonella dan tidak dianjurkan untuk disentuh anak di bawah lima tahun, wanita hamil atau orang-orang dengan sistem kekebalan yang lemah. Sebaiknya, sebelum dan sesudah menyentuh hewan peliharaan yang satu ini, sebaiknya langsung mencuci tangan.

1 dari 2 halaman

Parkit, canaries, dan finches

Parkit, canaries, dan finches

Ketiga burung ini pintar dan tidak memicu alergi. Dr. Grayson mengatakan, orang-orang yang sangat sensitif terhadap kucing dan anjing jarang memiliki masalah dengan burung, terutama spesies ini--yang tidak menghasilkan serbuk bersin pada sayapnya.

Selain itu, ukurannya yang kecil akan meminimalkan pemicu lain yang mungkin terjadi.

Tikus, anak tikus, gerbil, dan hamster

Gerbil, hamster, anak tikus, dan tikus memang berpotensi membawa alergi layaknya kucing dan anak anjing. Tapi ukuran keempat hewan ini terbilang jauh lebih kecil sehingga lebih sedikit menghasilkan alergen--zat yang menyebabkan reaksi alergi.

Artikel Selanjutnya
Dua Jenis Kecoak yang Paling Mungkin Sebabkan Alergi
Artikel Selanjutnya
Jangan Biarkan Kecoak Bermukim di Rumah Kita, Ini Bahayanya