Sukses

Catat, Jurus Jitu Sukses Wawancara Kerja

Liputan6.com, Jakarta Wawancara kerja atau interview adalah pintu untuk menuju ke pekerjaan impian Anda. Namun, sebagian orang menganggap, invervew kerja sebagai hal yang menakutkan. Apalagi bagi Anda yang baru pertama kali. Hal itu akan membuat Anda gugup atau tidak percaya diri.

Biasanya interview akan dilakukan pada pagi hari. Jangan sampai last minute Anda menyiapkan semuanya yang diperlukan. Untuk itu, lakukan persiapan yang matang bisa menjadi modal utama saat interview. Berikut beberapa hal yang perlu disiapkan sebelum melakukan wawancara kerja.

Lokasi kantor

Sebelum interview kerja, alangkah baiknya Anda mengetahui alamat perusahaannya lebih dahulu. Anda juga boleh mencari lewat aplikasi petunjuk jalan atau bertanya dengan teman. Hal ini akan mempermudah Anda untuk mencari jalan terdekat yang akan ditempuh menuju ke lokasi tersebut.

Kalau hal itu dirasa belum cukup, Anda bisa survei ke alamat kantor tersebut satu hari sebelumnya. Perlu ingat, mengetahui lokasi kantor tersebut membuat Anda on time karena Anda sudah bisa menerka jalan mana yang lebih cepat menuju ke sana.

Jangan sampai karena belum tahu lokasi kantor itu membuat Anda terlambat. Ingat, keterlambatan saat melakukan wawancara kerja menjadi tanda Anda tidak profesional. Oleh sebab itu datanglah 30 menit sebelum Anda melakukan wawancara kerja.

Mencari tahu tentang perusahaan

Saat Anda menerima panggilan untuk inverview, pastikan Anda mengetahui seluk beluk perusahaan tersebut. Mulai dari sejarah, asal-usul sampai profil perusahaan. Jadi, saat pewawancara bertanya,”Apa yang Anda ketahui tentang perusahaan kami?” Anda tidak hanya terdiam dan tak bisa menjawab.

Jika Anda mengetahui tentang perusahaan itu, tak hanya berguna untuk menyamakan konteks pembicaraan, namun juga akan sangat berguna untuk menjawab pertanyaan paling mendasar tersebut.

Siapkan jawaban

Sejatinya dalam interview kerja, Anda akan melewati sesi tanya jawab. Hal itu meliputi pertanyaan tentang diri sendiri dan pekerjaan sebelumnya. Namun tidak dipungkiri, ada beberapa pertanyaan yang bersifat ‘menjebak’. Misalnya, saat pewawancara bertanya “apa kekurangan Anda?”

Nah, pastikan jawaban Anda tetap menggunakan kata positif. Ingat, jangan berlebihan sehingga tidak terkesan negatif. Sebagai contoh, “saya sangat rajin”. Tentu jawaban ini akan lebih baik ketimbang “saya pemarah”.

Penampilan

Kemampuan tak melulu menjadi syarat utama dalam penerimaan kerja. Ada beberapa faktor lain yang bisa menjadi penentu keberhasilan Anda dalam sesi wawancara kerja, penampilan misalnya.

Untuk itu, sangat penting dalam wawancara kerja untuk terlihat pintar, bersih dan rapi. Tak peduli posisi apa yang akan Anda lamar tetapi berpenampilan yang formal menjadi keharusan saat wawancara kerja.

Kesehatan mulut

Ya, dalam interview pekerjaan, Anda akan melakukan tanya jawab dengan pewawancara. Secara tidak sadar pewancara akan mencium napas mulut dan dapat menilai Anda. Nah, jika Anda kurang tercium bau mulut, bisa jadi disebabkan oleh asupan makanan sebelum wawancara kerja atau gigi yang berlubang. 

Sebenarnya, hal itu bisa dicegah dengan menyikat gigi setelah Anda sarapan. Meski demikian, menyikat gigi saja belum tentu akan menghilangkan bau makanan di mulut Anda.

Untuk itu, Anda tidak ada salahnya memberikan perlindungan lebih untuk kesehatan mulut dan gigi. Salah satu solusinya, Anda bisa berkumur dengan mouthwash agar nafas menjadi segar.

Anda bisa gunakan LISTERINE Zero. Mouthwash dengan rasa lebih ringan dan mampu melawan 99,9% kuman penyebab bau mulut.

Ayo #BeraniTunjukinDirimu dengan kemampuan yang Anda punya saat wawancara kerja. Good luck!

 

(Adv/RP)