Sukses

Alami 5 Hal Ini Saat Pacaran, Baiknya Putus Saja

Liputan6.com, Jakarta Dalam menjalin suatu hubungan percintaan atau pacaran yang serius, ada saatnya Anda akan merasa lelah dan ingin menjauh dari pasangan. Entah karena hubungan yang sudah terasa hambar, restu dari orang tua yang tak kunjung datang atau sikap si dia yang sudah berubah tak seperti dulu.

Anda akan ada di satu titik yang menjadi petunjukkan kalau hubungan yang dijalin sudah tak punya masa depan.

Melepaskan memang sangat sulit, apalagi jika dulunya hubungan tersebut sangat indah. Bahkan Anda dan pasangan merasa sebagai belahan jiwa bahagia yang tak mungkin terpisahkan.

Namun daripada Anda terus terluka dan terombang ambing, ada baiknya Anda berani mengambil sikap dan mencari kebahagiaan di tempat lain.

Lalu apa tandanya Anda harus berani memutuskan hubungan pacaran? Berikut ulasannya seperti dikutip dari Pulse, Selasa (31/01/2017):

1. Rasa percaya luntur

Rasa percaya, kebahagiaan, cinta dan tawa mulai hilang dan digantikan ketidakpercayaan dan tentu saja ketidakbahagiaan.

Tidak peduli seberapa indahnya masa lalu, kenangan tidak akan membuat Anda lebih baik di masa sekarang tanpa Anda dan pasangan Anda berupaya untuk membalikkan keadaan.

Dan ketika itu gagal berulang kali, tidak ada lagi alasan yang tersisa untuk tetap bertahan.

2. Pertengkaran yang tak berujung

Saat pacaran, Anda dan pacar sudah sampai ke titik di mana kalian sering bertengkar dan tampaknya perdebatan ini tak berujung. Hal ini terus berlanjut tidak peduli seberapa banyak upaya Anda mencoba untuk memperbaiki keadaan.

Kondisi ini bisa menjadi isyarat Anda untuk membiarkan pergi. Anda harus mengakui kepada diri sendiri sesungguhnya Anda tak cocok dengannya.

1 dari 2 halaman

Hubungan pacaran bikin malas dan bosan

3. Jarang berbincang atau mendiskusikan sesuatu

Salah satu roda yang harus tetap dijaga dalam suatu hubungan adalah komunikasi.

Setelah Anda dan kekasih sudah jarang bicara atau berdiskusi soal sesuatu lagi, dan upaya Anda untuk membangun kembali komunikasi gagal, mungkin sudah tak ada alasan yang masuk akal jika Anda masih berjuang untuk mempertahankan hubungan itu.

Melepaskan mungkin adalah yang terbaik bagi Anda berdua.

4. Malas bahas soal si dia

Saat Anda sedang jatuh cinta, Anda seperti terhipnotis. Sepanjang hari, bayangan sang pujaan hati selalu membayangi. Setiap bertemu orang, Anda selalu ingin membahas soal si dia dan Anda merasa bahagia.

Tapi tiba-tiba kebahagiaan itu lenyap, bahkan ketika orang bertanya tentang dia, Anda hanya bergumam dan langsung mengubah topik secepat mungkin.

5. Datar dan membosankan

Tidak ada lagi diskusi atau waktu yang dihabiskan bersama-sama. Saat bersamanya, sudah tak ada lagi yang harus dibahas. Anda kehabisan bahan pembicaraan.

Alhasil komunikasi yang dilakukan hanya itu-itu saja. Menanyakan kabar atau sudah makan atau belum, Semua hanya formalitas.

Bahkan sebenarnya Anda sudah tidak berharap menghabiskan waku lagi dengannya. Lalu untuk apa hubungan seperti ini dipertahankan?