Sukses

Baby and Daddy: Papoi dan Sherpa si Pelancong Cilik

Liputan6.com, Jakarta Untuk Baby dan Daddy kali ini, Papoi Mahesar akan menceritakan pengalaman melancongnya bersama sang buah hati, bayi Sherpa.

Belum genap satu tahun usia Sherpa, putra pertama Papoi Mahesar dan Mamoi Titiw, saat tulisan ini dibuat. Namun pengalamannya traveling ke luar kota terbilang lumayan untuk bayi seusianya. Hal ini karena Papoi sangat gemar traveling, sampai-sampai Papoi bersama-sama teman-temannya sempat mendirikan suatu komunitas traveling.

Sherpa bersama Mamoi dan Papoi di Cirebon Waterland.

Untuk itu, Papoi dan Mamoi sering ajak Sherpa jalan-jalan karena mereka ingin membiasakan Sherpa traveling sejak dini agar bisa melihat dan menghargai keragaman dunia.

Adapun perjalanan perdana Sherpa dimulai ketika Sherpa baru berumur 3 bulan, yaitu ke Cirebon, melalui Jalan Tol Cikopo–Palimanan dengan waktu tempuh kurang lebih 4 jam. Selama empat hari tiga malam di Cirebon, Papoi membawa Sherpa ke Cirebon Waterland, Kolam Air Panas Sangkanhurip, dan Batik Trusmi.

Selain itu, tentunya Papoi mengajak Sherpa berkunjung ke Museum Linggarjati karena Papoi ingin Sherpa tumbuh menjadi anak yang mengenal sejarah perjuangan bangsanya.

1 dari 3 halaman

Ikut Dinas ke Bandung, lalu ke Banjarmasin

Ke Banjarmasin, Papoi ajak Sherpa naik pesawat.

Selanjutnya, perjalanan kedua Sherpa ke luar kota adalah ke Bandung untuk menemani Papoi dinas selama tiga hari dua malam. Sherpa diajak oleh Papoi sebagai penyemangat dan penghibur di kala waktu istirahat di sela-sela kegiatan dinas.

Sedikit tips apabila ingin traveling ke Bandung dengan menggunakan mobil travel, telepon dan pastikan bahwa pihak mobil travel yang ingin Anda gunakan tersebut bersedia membawa stroller karena sedikit sekali pihak mobil travel yang memiliki armada dengan ukuran bagasi yang dapat menampung stroller yang sudah dilipat, kecuali apabila stroller Anda dapat dilipat hingga kecil sekali.

Traveling yang sangat menguji Sherpa terjadi ketika usianya 8 bulan. Papoi kembali mengajaknya jalan-jalan ke Banjarmasin–Batu Licin–Kota Baru sambil merayakan Idul Adha. Disebut ujian berat karena Sherpa untuk pertama kalinya naik pesawat dari Jakarta–Banjarmasin selama 2 jam.

2 dari 3 halaman

Ke Solo dan Bali

Baby and Daddy: Papoi dan Sherpa merayakan Idul Adha di Batu Licin, Banjarmasin.

Kemudian dari Banjarmasin ke Batu Licin dengan menggunakan mobil sewaan selama 7 jam. Lalu dari Batu Licin ke Kota Baru naik ferry dengan waktu layar 30 menit.

Terakhir, Papoi kembali mengajak Sherpa tamasya ke Solo dan Bali. Setiap perjalanan tersebut memupuk dan menumbuhkan bonding antara ayah dan anak. Kesabaran dan keuletan Papoi diuji karena biar bagaimana pun, yang namanya anak bayi pasti ada kalanya rewel.

Sebelum Sherpa lahir, dalam perjalanan Papoi cukup membawa satu ransel medium. Namun kali ini Papoi harus membawa satu koper besar, satu ransel medium, dan dua ransel kecil sebagai alat tempurnya. Sesuai namanya, semoga Sherpa dapat menjadi pejalan yang membawa kebaikan, bahkan sampai ke puncak tertinggi di dunia.

Artikel Selanjutnya
Perjuangan Gadis 14 Tahun Mendaki Gunung Tertinggi di Jawa Tengah
Artikel Selanjutnya
Uji Nyali dengan Sepeda Terbang di Kaki Gunung Papandayan