Sukses

5 Cara Penderita Diabetes Tipe 2 Dapatkan Tidur Berkualitas

Liputan6.com, Jakarta Semua orang memang harus mendapatkan tidur dengan kualitas baik, apalagi jika mereka didiagnosis dengan penyakit diabetes tipe 2.

“Kurang tidur bisa memberikan dampak negatif terhadap kadar gula darah baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Selain itu, kurang tidur juga bisa membuat tubuh secara keseluruhan stres karena hormon kortisol dilepaskan secara alami,” ujar seorang ahli endokrinologi di University Hospitals Case Medical Centerdo Cleveland, Gregg Faiman, MD.

Kortisol menurutnya akan mengurangi resistensi insulin dan meningkatkan gula darah. Menanggapi hal mencemaskan tersebut, perlu disadari bahwa mendapatkan waktu tidur yang berkualitas sangat penting bagi penderita diabetes tipe 2.

Berikut ini adalah lima cara untuk mendapatkan tidur yang berkualitas baik, jika Anda memiliki diabetes tipe 2, seperti dilansir dari Everydayhealth, Selasa (18/10/2016):

1. Memeriksa apnea tidur

“Apnea tidur atau gangguan tidur, sangat umum dialami oleh orang-orang dengan diabetes tipe 2,” ujar seorang spesialis kedokteran gangguan tidur di University Hospitals Case Medical Center di Cleveland, Kingman Strohl, MD.

Menurut American Diabetes Association (ADA), jika Anda memiliki kelebihan berat badan dan ada banyak lemak di sekitar leher, hal ini dapat menyebabkan apnea tidur, suatu kondisi dimana pernapasan suka terhenti ketika Anda sedang tertidur.

Kondisi ini bisa diobati dengan alat perangkat pernapasan dan perubahan gaya hidup, seperti mengurangi berat badan serta berhenti merokok, menurut laporan dari National Heart, Lung, and Blood Institute.

2. Jaga diabetes tipe 2 di bawah pengawasan

“Ketika gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, ini dapat membuat Anda terbangun di malam hari. Sehingga penting untuk mengontrol gula darah, agar tidak mengganggu kualitas tidur Anda,” ujar juru bicara dari American Association of Diabetes Educators, Joy Bierman Pape, FNP-C, CDE.

Untuk memenuhi target gula darah, ikuti rencana pengobatan yang meliputi makanan dan aktivitas sehari-hari Anda, serta konsumsi secara teratur obat yang sudah diresepkan dokter, Bierman Pape menambahkan.

3. Tetapkan rutinitas tidur

“Untuk tidur yang lebih baik, yaitu dengan cara memiliki suatu kegiatan rutin mulai dari jam berapa Anda harus tidur dan jam berapa Anda harus terbangun—baik di hari kerja dan akhir pekan,” ujar Bierman Pape.

Ketika jadwal tidur konsisten, hal ini akan membantu jam internal tubuh bekerja dengan sangat baik.

4. Jangan minum alkohol sebelum tidur

Menurut InDependent Diabetes Trust, alkohol mempengaruhi kadar gula darah. Ketika Anda meminum alkohol, maka mereka akan memperlambat kemampuan hati untuk melepaskan glukosa, serta membersihkan alkohol dari aliran darah. Namun butuh waktu sekitar dua jam agar tubuh benar-benar bisa memproses alkohol yang sudah Anda konsumsi dalam tubuh. Umumnya hal ini bisa membuat Anda kesulitan tidur. 

5. Berolahraga di pagi hari

Aktivitas berolahraga dapat membakar kalori dan menjaga berat badan yang sehat. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, hanya dengan kehilangan sedikit berat akan membantu mengontrol diabetes tipe dua Anda

Menurut ADA, coba juga berolahraga sekitar lima atau enam jam sebelum waktu tidur, hal ini akan membuat Anda tidur lebih baik.