Sukses

5 Manfaat Sperma untuk Kesehatan

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah orang mungkin sangat paham bahwa seks sangat bagus untuk kesehatan fisik dan mental. Bahkan dalam sebuah penelitian, berhubungan seks diatas 50 tahun dapat membantu hidup lebih lama.

Tapi Anda mungkin kerap melupakan si "perenang kecil" alias sperma. Padahal, peran sperma dalam pembuahan cukup besar hingga ia bertemu sel telur.

Sperma juga memiliki manfaat kesehatan yang jarang orang ketahui, seperti dilansir Sheknows, berikut ini:

1. Sebagai anti depresan

Seks umumnya akan membuat seseorang tersenyum. Tapi menurut sebuah studi yang dilakukan pada 293 mahasiswa perempuan di State University of New York di Albany, sperma yang berada di dalam air mani dapat menurunkan gejala depresi.

Studi membandingkan siswa perempuan yang berhubungan seks dengan kondom dibandingkan mereka yang berhubungan seks tanpa kondom. Mereka menemukan, kelompok yang terakhir secara keseluruhan menunjukkan tanda-tanda depresi yang lebih sedikit.

"Data ini konsisten, kemungkinan bahwa sperma mungkin memusuhi gejala depresi, dan bukti menunjukkan, vagina menyerap sejumlah komponen dari air mani yang dapat dideteksi dalam aliran darah dalam beberapa jam."

Pada dasarnya, wanita menyerap air mani dengan cepat, dan manfaatnya dapat dengan mudah dideteksi dalam aliran darah.

Tapi bukan berarti Anda bisa berhubungan seks bebas tanpa kondom karena studi ini. Karena risiko penyakit menular seksual dan kehamilan tak diinginkan bisa terjadi.

2. Membuat tidur lebih berkualitas

Air mani sebenarnya mengandung melatonin yang merupakan bahan kimia yang menginduksi tidur dan relaksasi. Apakah Anda menelannya, atau menerimanya melalui hubungan seks, sperma akan memasuki aliran darah seorang wanita dan membantu Anda tidur lebih baik dibandingkan obat tidur.

3. Multivitamin di setiap ejakulasi

Satu sendok teh air mani mengandung lebih dari 200 protein dan beberapa vitamin serta mineral termasuk vitamin C, kalsium, klorin, asam sitrat, fruktosa, asam laktat, magnesium, nitrogen, fosfor, kalium, natrium, vitamin B12 dan seng.

Meski begitu, jumlah masing-masing vitamin bervariasi tergantung dari usia dan kesehatan pria. 

4. Menurunkan tekanan darah

Sebuah studi terbaru menunjukkan, wanita yang menelan sperma pasangannya memiliki risiko rendah terkena preeklamsia--komplikasi selama kehamilan akibat tekanan darah tinggi. 

5. Menurunkan risiko kanker prostat 

The Journal of American Medical Association melaporkan bahwa frekuensi ejakulasi yang tinggi ternyata berkaitan dengan penurunan risiko total kanker prostat.

Ini berarti, jika Anda ejakulasi secara teratur, Anda menurunkan risiko kanker prostat di kemudian hari.