Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Lanjutkan Stop Disini

Posisi Seks Terbaik untuk Penderita Nyeri Punggung

Liputan6.com, Jakarta Nyeri punggung pasti pernah dialami oleh pria ataupun wanita. Punggung termasuk tumpuan tubuh yang sangat penting untuk melakukan beragam aktivitas.

Sakit punggung tentu mengganggu kegiatan Anda, terutama saat bercinta. Sakit punggung bisa mengurangi kenikmatan seks bersama pasangan karena Anda tak dapat mengeksplorasi gaya bercinta.

Tak perlu khawatir. Seperti dilansir Men's Health, Senin (17/10/2016), sebuah studi terbaru dari University of Waterloo menemukan bahwa beberapa posisi seks bisa dinikmati meski dalam kondisi nyeri punggung.

Dalam studi tersebut, pria muda yang merasakan nyeri punggung saat membungkuk ke depan dan terasa di pinggang, bisa lebih sering menggunakan gaya doggy style. Posisi ini memungkinkan Anda tidak merasakan sakit punggung karena tumpuan berat badan pasangan ada pada sikunya sendiri.

Doggy style merupakan posisi seks terbaik untuk Anda yang mengalami nyeri punggung. Saat pasangan menumpu beban pada sikunya, tulang belakang Anda tetap di posisi diam dengan sedikit maju ke depan. Ini penting karena tulang belakang tidak berpindah posisi.

Posisi kedua yang terbaik untuk sakit punggung adalah gaya misionaris sederhana, dimana pria menumpu beban di tangannya dan wanita meregangkan kakinya mendatar di tempat tidur.

Namun, posisi misionaris ini tidak seaman doggy style karena sudut penetrasi sedikit berubah yang membutuhkan gerakan lebih pada tulang belakang Anda. Ini bisa memicu rasa nyeri saat bercinta pada punggung Anda.

Sementara itu, saat sakit punggung, hindari posisi menyendok atau spooning karena posisi seks ini yang terburuk untuk penderita nyeri punggung. Ini karena posisi di mana pria berada di belakang wanita dalam keadaan miring tersebut sangat menekankan tulang belakang. Ini lebih sulit untuk memindahkan pinggul dari posisi tersebut.

Jika Anda mengalami nyeri punggung akut, sebaiknya lebih berhati-hati atau hindari dulu aktivitas di ranjang sebelum sembuh.