Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

Lanjutkan Stop Disini

Terungkap, 20 Persen Pria Normal Justru Menyukai 'Gay Porn'

Liputan6.com, Jakarta Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior mengemukakan suatu fakta unik terkait pria dan tontonan porno kesukaannya.

Penelitian yang melibatkan 821 peserta itu fokus pada pemantauan terhadap pria penyuka lawan jenis, wanita penyuka lawan jenis, serta pria dan wanita penyuka sesama jenis dan kebiasaan menonton film porno mereka setiap harinya.

Para peneliti menemukan bahwa mereka yang menyukai sesama jenis lebih sering menonton film porno dibandingkan mereka yang suka pada lawan jenis.

“Meski faktanya begitu tetapi pria penyuka lawan jenis lebih berani mengakui dirinya suka menonton film porno lewat komputer mereka bahkan saat di lokasi-lokasi umum, seperti di kantor,” ujar salah satu peneliti kepada Women’s Health Magazine, Kamis (13/10/2016).

Namun, itu bukanlah fakta yang paling mengejutkan dari penelitian ini. Para peneliti mengatakan bahwa, ternyata 20 persen dari keseluruhan pria penyuka lawan jenis yang turut berpartisipasi dalam penelitian tersebut mengaku menyukai film porno sesama jenis atau gay porn.

Mereka lanjut mengaku bahwa hal seperti sodomi antar pria membuat mereka jauh lebih terangsang dibandingkan membayangkannya dengan seorang wanita.

Seorang pakar seks sekaligus penulis buku bertajuk She Comes First di kota New York, Amerika Serikat, Ian Kerner menjelaskan arti dibalik kesukaan 20 persen pria tersebut akan gay porn.

“Bukan berarti seorang pria itu gay jika ia menikmati film porno yang ia tonton dan aktor pria yang ada di dalamnya. Kebanyakan pria larut dalam rasa penasaran dan mengeksplorasi rasa tersebut secara seksual dan hal-hal taboo lainnya membuat dirinya merasa lebih tertantang dan lebih puas saat bisa merasakan dan membayangkan dalam pikirannya,” jelasnya.

“Mereka tahu bahwa rasanya akan berbeda dengan kenyataan jadi lebih enak dibayangkan dalam kepala mereka saja,” tutupnya.

Jadi, menontonnya bukan berarti mereka gay melainkan upaya mereka untuk memenuhi atau menjawab rasa penasaran mereka saja.

Sementara, 55 persen peserta lainnya yang merupakan penyuka sesama jenis justru mengaku menikmati film porno berisikan video seks heteroseksual atau antara dua lawan jenis.