Sukses

Begini Cara Atasi Cemburu

Liputan6.com, Jakarta Cemburu adalah emosi yang normal, namun bisa menyakitkan dan sulit untuk dikontrol. Biasanya cemburu sering terjadi dalam hubungan romantis, meskipun juga dapat terjadi dalam keluarga, pertemanan, bahkan hubungan profesional.

Rasa cemburu dalam jumlah kecil, memang bisa bermanfaat baik. Misalnya, jika rasa cemburu masih ringan dan dapat dikelola dengan baik, maka ini dapat membantu pasangan untuk saling menghargai sekaligus menambah gairah dalam hubungan Anda. Namun kecemburuan yang ekstrim, dapat merusak hubungan bahkan kesehatan Anda.

Menurut psikolog klinis, Linda Blair, hal ini bisa menyebabkan gangguan tidur, nafsu makan yang kurang, kecemasan kronis seperti denyut jantung meningkat, berkeringat, dan kelelahan.

Menurutnya, ada beberapa hal praktis dan positif yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rasa cemburu yang mungkin berlebihan, seperti dilansir dari Nhs, Kamis (13/10/2016):

1. Bicarakan dengan pasangan

Beritahu ia tentang perasaan Anda tanpa menyalahkannya. Lalu biarkan mereka tahu apa yang membuat Anda merasa khawatir dan cemburu. Persiapkan juga apa saja yang ingin Anda katakan dengan suasana yang netral.

“Misalnya, atur pertemuan di sebuah kafe atau restoran. Di tempat tersebut mungkin akan membuat Anda akan tetap tenang,” ujarnya.

2. Cobalah bersikap objektif

Hanya karena merasa ada suatu ancaman, bukan berarti apa yang Anda rasakan itu nyata, cobalah melihat situasi secara objektif.

3. Menerima beberapa ketidakpastian

Ketidakpastian adalah bagian dari hubungan, karena pada akhirnya Anda tidak dapat mengendalikan perasaan seseorang secara utuh.

4. Konselor atau terapis dapat membantu

Mereka dapat membantu untuk mengatasi rasa cemburu Anda, dengan cara melihat penyebab munculnya kecemburuan tersebut dan cara untuk berurusan dengannya sehari-hari.

“Mengetahui asal-usul masalah, tidak cukup mengatasi kecemburuan secara sempurna. Anda perlu melihat pemicunya sehari-hari, mengapa Anda merasa cemburu dan bertindak seperti itu. Sehingga seorang konselor atau terapis akan dapat membantu Anda memahaminya,” ujarnya.

 

Artikel Selanjutnya
Apa Saja yang Biasanya Disembunyikan Istri dari Suami?
Artikel Selanjutnya
Kenapa Wanita Lebih Tertarik dengan Pria yang Jago Ciuman?