Sukses

6 Mitos Kondom yang Perlu Diketahui

Liputan6.com, Jakarta Kondom sangat diperlukan jika Anda ingin menunda kehamilan atau terhindar dari penyakit menular seksual. Namun, banyak sekali mitos-mitos tentang kondom yang membuat orang malas memakainya ataupun membuat kondom menjadi kurang efektif karena ada suatu hal yang salah Anda lakukan.

Dilansir dari Nhs, Selasa (20/9/2016), berikut ini adalah fakta-fakta tentang kondom yang harus Anda ketahui sebelum melakukan hubungan seks:

1. Mitos: lebih aman menggunakan dua kondom sekaligus
Faktanya, menggunakan dua kondom sekaligus ternyata menjadikannya tidak efektif, karena kondom akan mudah robek. Jadi, lebih baik gunakan kondom satu per satu.

2. Mitos: kondom mudah robek
Nyatanya, tidak. Untuk menghindari agar kondom tidak robek, Anda perlu memakainya secara hati-hati dan pastikan tidak ada udara yang terperangkap di ujungnya. Selain itu, perhatikan benda-benda dengan ujung tajam, perhiasan, atau gigi.

1 dari 3 halaman

3. Mitos: Anda perlu pelumas yang mengandung minyak

3. Mitos: Anda perlu pelumas yang mengandung minyak
Pelumas ekstra sebenarnya oke-oke saja, namun jangan menggunakan pelumas yang mengandung minyak. Ini termasuk baby oil, lotion, dan krim tangan, karena ini berbahaya pada vagina dan bisa menyebabkan infeksi. Lebih baik gunakan pelumas berbahan dasar air.

4. Mitos: kondom membuat pria kurang sensitif
Padahal, menggunakan kondom tidak akan merusak suasana seksual Anda, dan bahkan kondom bisa membuat pria menjadi lebih tahan lama di ranjang. Ada banyak ukuran, bentuk, warna, tekstur, dan kondom dengan berbagai rasa yang tersedia di pasaran. Jadi, temukan kondom yang cocok dengan kebutuhan Anda dan pasangan.

2 dari 3 halaman

5. Mitos: kondom mengurangi sirkulasi darah

5. Mitos: kondom mengurangi sirkulasi darah
Faktanya tidak, karena kondom dapat meregang hingga 18 inci. Selain itu ada banyak bentuk dan ukuran yang bisa Anda coba.

6. Mitos: Semua kondom aman
Faktanya belum tentu, karena ada beberapa kondom yang tidak bisa digunakan sebagai pencegah kehamilan. Lebih baik sebelum membelinya, baca terlebih dahulu label yang tertera di kemasannya dan pilih kondom yang sudah diakui standar keamanannya. Selain itu, periksa juga tanggal kedaluwarsanya.

Video Populer

Foto Populer